Pembunuhan di SPBU Punti Kayu Palembang
Polisi Ungkap Motif Duel Maut Sopir Truk VS Pengawas dan Satpam SPBU di Palembang, 1 Orang Tewas
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana mengungkapkan motif duel pengawas SPBU dengan sopir truk hingga
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, mengungkapkan duel maut antara pengawas SPBU berinisial SI dan sopir truk dipicu oleh kesalahpahaman teknis terkait pengisian BBM solar.
- Peristiwa tersebut terjadi di seberang SPBU Punti Kayu KM 7, Palembang, pada Kamis (2/4/2026) dini hari.
- Keributan bermula ketika mesin pompa SPBU mati secara otomatis sebelum pengisian solar di truk korban selesai.
- Korban yang tidak terima kemudian melayangkan komplain kepada pengawas SPBU.
TRIBUNSUMSEL.COM - Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana mengungkapkan motif duel pengawas SPBU dengan sopir truk, M. Edo Pratama (26) hingga tewas di seberang SPBU Punti Kayu KM 7, Sukarami, Kota Palembang usai melakukan pengisian solar, Kamis (2/4/2026).
Dalam kasus ini, polisi menahan dua orang yakni SI (25) selaku pengawas SPBU dan EPP (22) yang bertugas sebagai satpam.
AKBP Musa Jedi Permana saat ditemui Tribun Sumsel, Kamis (2/4/2026) menceritakan awal mula terjadinya cekcok hingga berujung penusukan. Kejadian dipicu saat pengisian solar.
Korban tak terima pompa mesin solar tersebut mati saat pengisian belum selesai.
"Kejadiannya sekitar 03.50 WIB dini hari, tepatnya di luar SPBU, bukan di dalam SPBU," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana.
"Berawal dari korban tidak terima karena pada saat pengisian mesinnya mati sehingga menanyakan kepada pengawas SPBU," imbuhnya.
Menurut keterangan AKBP Musa, mesin pengisian sudah disetel waktu dan akan terhenti jika sudah mencukupi waktu yang ditentukan.
"Mesinnya sudah disetting dalam waktu, apabila waktunya sudah mencukupi maka dia akan off. Saat mesin terhenti pengisian belum selesai itulah yang menimbulkan komplain," ujarnya.
Baca juga: Sosok Edo Pratama, Sopir Truk Tewas Ditusuk Pegawas SPBU di Palembang, Baru Menikah 2 Bulan
Dari situlah korban tak terima hingga akhirnya menantang pengawas tersebut.
"Dari pengawas SPBU menjelaskan bahwa memang ada timernya pada saat pengisian sehingga terjadilah cekcok mulut yang membuat korban tidak terima akhirnya korban memberikan tantangan kepada pengawas tersebut," terangnya.
Pengawas SPBU ini awalnya berniat menjelaskan soal pengisian SPBU terhenti.
Namun ternyata cekcok keduanya berlanjut hingga membuat pengawas SPBU emosi dan melakukan penusukan.
"Pengawas ini kemudian awalnya ingin mengklarifikasi, namun ternyata cekcok berlanjut di seberang SPBU, kemudian pengawas ini tidak bisa menahan diri sehingga menikam dada korban sebanyak satu kali," ujarnya.
"Setelah itu pengawas dari sekuritinya lari mengamankan diri di SPBU," sambungnya.
Akibat kejadian tersebut, pelaku terancam hukuman 12 tahun penjara.
| Sosok Edo Pratama, Sopir Truk Tewas Ditusuk Pegawas SPBU di Palembang, Baru Menikah 2 Bulan |
|
|---|
| Sopir Truk yang Meninggal Ditusuk Pengawas SPBU Baru Menikah 2 Bulan, Pajang Foto Sebelum Kejadian |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Dukung Penuh Proses Hukum Insiden di Sekitar SPBU Palembang |
|
|---|
| 5 Fakta Sopir Truk Tewas Ditusuk Usai Ribut Dengan Satpam & Pengawas SPBU di Palembang Karena Solar |
|
|---|
| Dipicu Mesin Pompa Solar Mati, Sopir Truk Tewas Usai Duel VS Satpam dan Pengawas SPBU di Palembang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kasat-Reskrim-Polrestabes-Palembang-AKBP.jpg)