Harga BBM

Lipsus : Warga di Sumsel Serbu SPBU, Imbas Isu Kenaikan Harga BBM 1 April 2026

Para pengendara, khususnya roda empat, tampak rela mengantre panjang sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kenaikan harga yang santer beredar.

Tayang:
Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Choirul Rahman
ANTREAN KENDARAAN -- Antrean kendaraan roda empat terlihat memadati nozel solar subsidi di SPBU Kotabaru, Martapura, sementara antrean Pertalite terpantau normal dan BBM non-subsidi relatif sepi, Selasa (31/3/2026). 

Selain itu, kenaikan harga BBM diyakini dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum. Namun, ia memberi catatan kritis bahwa layanan transportasi massal saat ini belum optimal menjangkau seluruh titik tujuan masyarakat.

"Jika sistem transportasi umum diperbaiki menjadi lebih terjangkau, nyaman, dan memadai, minat masyarakat untuk beralih akan sangat tinggi," tambahnya.

Kesiapan Infrastruktur Digital

Terkait wacana kembali ke sistem WFH, Prof. Sri Rahayu menilai infrastruktur Indonesia sudah sangat siap karena pernah teruji saat pandemi. Di dunia pendidikan, pola ini bahkan masih diterapkan sebagian.

"Di Universitas Muhammadiyah, pola 40 persen offline dan 60 persen online sudah berjalan dan tidak ada kendala teknis. Sistemnya sudah ada, tinggal dioptimalkan kembali," tuturnya.

Di akhir penjelasannya, ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali atau menunda kebijakan kenaikan harga BBM tersebut, meskipun konsekuensinya pemerintah harus menanggung beban subsidi yang lebih besar akibat tingginya harga minyak dunia.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved