Harga BBM
Lipsus : Warga di Sumsel Serbu SPBU, Imbas Isu Kenaikan Harga BBM 1 April 2026
Para pengendara, khususnya roda empat, tampak rela mengantre panjang sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kenaikan harga yang santer beredar.
"Biaya transportasi meningkat otomatis memaksa kami mengurangi kebutuhan lain. Kami berharap pemerintah bisa menjaga stabilitas harga di tengah ekonomi yang belum pulih sepenuhnya," tutur Khalid.
Dilema Tukang Ojek
Dampak langsung juga membayangi para pelaku jasa transportasi lokal. Candra, seorang tukang ojek pangkalan di kawasan pasar Martapura, menilai kenaikan BBM akan langsung memangkas penghasilan hariannya.
"Biaya operasional naik, tapi tarif ojek tidak bisa langsung dinaikkan karena takut penumpang makin sepi. Sekarang saja sudah terasa sulit, kalau nanti BBM naik, orang pasti lebih hemat dan jarang naik ojek. Kami khawatir penghasilan makin merosot," ungkap Candra.
Meski isu berkembang liar, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying). Hingga kini, kestabilan harga energi masih menjadi tumpuan utama bagi para pelaku ekonomi kecil di wilayah OKU Timur.
Update Harga BBM
Harga BBM nonsubsidi
Pertamax (RON 92):Rp12.300/liter
Pertamax Turbo:Rp13.100/liter
Dexlite:Rp14.200/liter
Pertamina Dex:Rp14.500/liter
BBM subsidi yang menjadi tumpuan masyarakat luas, harganya terpantau masih stabil:
Pertalite:Rp10.000/liter
Solar Subsidi:Rp6.800/liter
Rencana Kenaikan Harga BBM 1 April Tidak Tepat!
Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April 2026 yang santer beredar melalui pesan berantai WhatsApp memicu keresahan di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Pengamat Ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Profesor Sri Rahayu, menilai kebijakan itu kurang tepat jika diterapkan dalam kondisi ekonomi saat ini.
Menurut Prof. Sri Rahayu, perekonomian nasional saat ini masih dalam fase pemulihan dan belum sepenuhnya stabil. Kenaikan harga BBM dikhawatirkan akan menjadi beban berat bagi masyarakat karena memicu efek domino yang luas.
"Kenaikan BBM akan meningkatkan biaya produksi bagi pelaku usaha serta memicu lonjakan harga barang dan jasa lainnya. Ini tentu memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum baik-baik saja," ujarnya kepada Tribunsumsel.com, Selasa (31/3/2026).
Polusi Berkurang dan Transportasi Umum
Meski berdampak pada daya beli, Prof. Sri Rahayu menyebut ada potensi dampak positif jika kebijakan ini dibarengi dengan skema Work From Home (WFH) seperti era pandemi COVID-19. Menurutnya, pengurangan mobilitas kendaraan pribadi dapat berdampak baik bagi lingkungan.
"Jika mobilitas menurun, volume kendaraan di jalan berkurang. Efeknya, polusi udara menurun dan kualitas udara menjadi lebih sehat bagi masyarakat," jelasnya.
BBM
pertamina
Sumsel
Eksklusif
Multiangle
Meaningful
Liputan Khusus Tribun Sumsel
Aku Lokal Aku Bangga
Lokal Bercerita
mata lokal menjangkau indonesia
| Rincian Harga BBM Terbaru di Sumsel Naik per Senin 4 Mei 2026, Antrean Mobil Mewah Mulai Padati SPBU |
|
|---|
| Daftar Harga BBM Pertamina Seluruh Indonesia per 4 Mei 2026, 3 BBM Nonsubsidi Naik |
|
|---|
| Update Harga BBM di Palembang Naik per Senin 4 Mei 2026, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex |
|
|---|
| Harga BBM Pertamina Seluruh Indonesia Per 18 April 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Melonjak Rp 9.400 |
|
|---|
| Harga BBM Terbaru di Palembang Sabtu 18 April 2026, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Isu-Kenaikan-BBM-Beredar-Stok-di-SPBU-Kotabaru-OKU-Timur-Aman-Solar-Ramai-Antrean-Pertalite-Normal.jpg)