Berita Palembang

Harga BBM Dikabarkan Naik 1 April, Pertamina Imbau Masyarakat Tunggu Informasi Resmi

Ia menegaskan bahwa wewenang kenaikan harga BBM subsidi berada sepenuhnya di tangan pemerintah.

Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Hartati
ANTRE BBM - Antren konsumen yang akan membeli BBM di SPBU Coco golf Pertamina Beberapa Waktu yang Lalu. Harga BBM Dikabarkan Naik 1 April, Pertamina Imbau Masyarakat Tunggu Informasi Resmi 

Ringkasan Berita:
  • Pesan berantai soal kenaikan harga BBM mulai 1 April 2026 belum terbukti dan dibantah oleh Pertamina; masyarakat diminta menunggu informasi resmi pemerintah.
  • BBM subsidi dipastikan tidak naik, sementara BBM nonsubsidi berpotensi naik terbatas sekitar 5–10 persen mengikuti harga minyak dunia, kurs rupiah, dan MOPS.
  • Jika terjadi, kenaikan BBM nonsubsidi berisiko memicu inflasi, menaikkan biaya logistik, dan menekan daya beli terutama kelas menengah.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pesan berantai yang menyebutkan harga bahan bakar minyak (BBM) akan naik mulai 1 April 2026 pukul 00.00 WIB beredar luas di aplikasi WhatsApp. Pesan tersebut memuat rincian kenaikan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi yang diklaim mulai berlaku lusa dini hari.

Dalam pesan tersebut, harga Pertalite disebut akan melonjak dari Rp10.000 menjadi Rp14.000 per liter (naik 40 % ). Sementara itu, Solar diprediksi naik menjadi Rp9.800 dari sebelumnya Rp6.800 per liter, dan Pertamax naik dari Rp13.000 menjadi Rp16.000 per liter.

Informasi yang belum terverifikasi sumbernya ini terus diteruskan antar-pengguna, sehingga dikhawatirkan memicu kepanikan massal hingga potensi penimbunan BBM oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Narasi dalam pesan tersebut juga mencatut kondisi harga minyak dunia yang naik dari kisaran 65–70 dolar AS menjadi 100 dolar AS per barel. Lonjakan ini dipicu memanasnya konflik di Timur Tengah yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz sebagai jalur utama pengangkutan minyak global.

Kondisi Harga Saat Ini

Sebagai catatan, pemerintah terakhir kali menyesuaikan harga BBM pada 1 Maret lalu. Hingga saat ini, harga BBM bersubsidi (Pertalite dan Solar) masih tetap pada angka semula.

Adapun harga BBM nonsubsidi di Sumatera Selatan per 1 Maret 2026 berdasarkan Keputusan Menteri ESDM adalah sebagai berikut:

Pertamax: Rp12.600/liter
Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
Dexlite: Rp14.500/liter
Pertamina Dex: Rp14.800/liter

Minta Masyarakat Tenang

Menanggapi isu tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Area Manager Communication, Relations & CSR, Rusminto Wahyudi, menyatakan bahwa hingga kini belum ada kebijakan resmi terkait rencana kenaikan harga BBM.

Ia menegaskan bahwa wewenang kenaikan harga BBM subsidi berada sepenuhnya di tangan pemerintah.

"Sebaiknya masyarakat menunggu informasi resmi dari pemerintah," ujar Rusminto saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

Vice President Corporate CommunicationPertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa informasi proyeksi kenaikan harga yang beredar di masyarakat tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas di sejumlah SPBU masih terpantau normal. Antrean kendaraan sejauh ini hanya terjadi pada jam sibuk berangkat dan pulang kerja.

Khusus untuk konsumen Solar, antrean memang cenderung memanjang pada malam hari karena kendaraan besar baru diperbolehkan mengisi bahan bakar mulai pukul 22.00 WIB. Kondisi ini diperkuat dengan kembalinya aktivitas normal masyarakat dan anak sekolah pascalibur panjang Lebaran.

Dilansir dari Wartakota.com, Ekonom Universitas Airlangga (Unair), Wisnu Wibowo, menyebut kenaikan harga BBM nonsubsidi merupakan konsekuensi logis dari mekanisme pasar internasional.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved