Idul Fitri

Puncak Arus Mudik Diprediksi 18 Maret, 328 Ribu Kendaraan Bakal Padati Tol Kayuagung-Palembang

Demi menjamin kenyamanan pengendara, PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) menyiagakan tim khusus untuk memastikan jalur bebas hambatan.

Tayang:
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Waskita Sriwijaya Tol
PERBAIKAN TOL -- Tim Sapu Lubang Waskita Sriwijaya Tol melakukan perbaikan di ruas Tol Kayuagung-Palembang (Kapal) menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026. 

Ringkasan Berita:
  • PT Waskita Sriwijaya Tol mempercepat perbaikan jalan di ruas Tol Kayuagung–Palembang (Kramasan).
  • Hal ini dilakukan menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H agar perjalanan pemudik lebih aman dan nyaman.
  • Direktur Utama Achmad Jofimar memprediksi 328.549 kendaraan melintas pada 11 Maret–1 April 2026, dengan puncak arus mudik 18 Maret dan arus balik 24 Maret.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Perbaikan jalan yang dilakukan siang dan malam menjadi pemandangan utama di ruas Tol Kayuagung-Palembang (Kramasan) menjelang arus mudik dan balik Lebaran.

Demi menjamin kenyamanan pengendara, PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) menyiagakan tim khusus untuk memastikan jalur bebas hambatan tersebut siap melayani lonjakan pemudik.

Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Tol, Achmad Jofimar, memprediksi sebanyak 328.549 kendaraan akan melintas di ruas tol tersebut selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah, terhitung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.

"Rata-rata ada 14.934 kendaraan per hari, atau melonjak 64 persen dibandingkan volume lalu lintas normal. Puncak arus mudik kami prediksi terjadi pada H-3 atau 18 Maret 2026 dengan jumlah 20.966 kendaraan. Sementara puncak arus balik pada H+4 atau 24 Maret 2026 diperkirakan mencapai 21.288 kendaraan," ujar Achmad saat dihubungi, Rabu (11/3/2026).

Fokus Jalan Tanpa Lubang

Untuk memastikan keamanan, pengelola jalan tol tengah mengebut perbaikan jalan. Fokus utama saat ini adalah peninggian jalur A (KM 345+150 hingga KM 348+850) dan konstruksi slab on pile (SOP) yang ditargetkan rampung pada 12 Maret 2026.

"Mulai 12 Maret hingga 1 April, kami akan fokus pada pemeliharaan preventif dengan target jalan tanpa lubang (zero pothole). Kami menyiagakan delapan tim 'sapu lubang' untuk memastikan kenyamanan pengendara," paparnya.

Selama masa pengerjaan, ruas tol dipastikan tetap berfungsi dua arah. Namun, pengelola akan menerapkan rekayasa lalu lintas sepanjang 3,7 kilometer di titik pengerjaan. Arus kendaraan di jalur B akan dialihkan ke jalur A mulai 13 Maret mendatang guna menghindari kepadatan.

Peningkatan Layanan Transaksi dan Keamanan

Dari sisi transaksi, WST memperkuat layanan untuk mencegah antrean panjang di gerbang tol. Langkah yang diambil meliputi penambahan gardu satelit dari empat menjadi enam gardu, penyediaan delapan unit mobile reader, serta layanan isi ulang (top-up) saldo di lokasi.

"Kami juga menyediakan 5.000 kartu uang elektronik baru serta menyiagakan teknisi dan petugas transaksi selama 24 jam," tambahnya.

Guna mendukung keselamatan, WST mengerahkan unit operasional lengkap yang terdiri atas empat kendaraan patroli, dua ambulans, empat kendaraan derek, tiga kendaraan PJR, dan satu kendaraan penyelamat (rescue). Pemantauan keamanan diperketat melalui 42 unit CCTV di setiap kilometer dan tiga unit Variable Message Sign (VMS).

"Bagi pemudik yang lelah, Rest Area KM 360 B telah siap dengan fasilitas lengkap, termasuk SPKLU fast charging untuk mobil listrik dan SPBU modular," pungkas Achmad.

Baca juga: Rute Rekayasa Lalu Lintas di Tol Kayuagung-Palembang Mulai 13 Maret 2026, ini Arah Pengalihannya

Baca juga: Tol Palembang-Betung Dibuka Fungsional 13-29 Maret, Pukul 08.00-17.00 WIB

Jembatan Musi V Dibuka Fungsional untuk Mudik Lebaran

PT Hutama Karya (Persero) memastikan Jembatan Musi V di jalur Tol Palembang-Betung dapat dilintasi selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kepastian ini didapat setelah infrastruktur ikonik tersebut dinyatakan lolos Uji Laik Fungsi (ULF).

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan bahwa hasil ULF menunjukkan Jembatan Musi V layak untuk dioperasikan secara fungsional guna mendukung kelancaran lalu lintas pemudik.

"Jembatan Musi V layak difungsikan dan siap dilewati selama masa operasional fungsional," ujar Iwan kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Rabu (11/3/2026).

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved