MBG di Sumsel
Menu dan Harga MBG Harus Transparan, BGN Wajibkan Satuan Pelayanan Punya Media Sosial
Langkah ini diambil untuk merespons keluhan masyarakat terkait variasi menu dan kesesuaian nilai anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
"Untuk komoditas seperti telur dan ikan air tawar, Sumsel bahkan mengalami surplus produksi. Termasuk telur, kita tidak ada permasalahan malah over supply. Ikan juga banyak, terutama ikan air tawar,” ujarnya.
Deru menyatakan dukungan penuh terhadap program MBG dan berharap keberhasilan di Sumsel dapat direplikasi di provinsi lain.
Baca juga: Operasional, Bahan Pokok hingga Insentif: Rincian Anggaran MBG Sumsel Tembus Rp28,5 Miliar per Hari
Baca juga: MBG Saat Ramadan Tak Dirapel, BGN Tegaskan Pembagian Dilakukan Setiap Hari
Pembagian Selama Ramadan tak Boleh Dirapel
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan dipastikan tetap berjalan. Namun, dalam pelaksanaannya di sejumlah sekolah masih ditemukan kekeliruan, terutama terkait sistem distribusi makanan yang dirapel untuk beberapa hari sekaligus.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. Sony Sonjaya menegaskan bahwa pembagian MBG selama Ramadan harus dilakukan setiap hari dan tidak boleh dirapel.
“Makanan yang dibawa pulang ke rumah itu per hari. Bukan satu hari dibagikan untuk jumlah makanan selama tiga hari (dirapel), ini keliru,” kata Sony saat Rapat Konsolidasi MBG bersama Pemprov Sumsel, yayasan, dan mitra se-Sumsel di Hotel Aryaduta, Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, selama Ramadan menu yang dibagikan berupa paket makanan kering. Namun di lapangan, masih banyak penyedia dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan paket tersebut dengan cara dirapel.
Sony memastikan pihaknya akan menindaklanjuti dan mengevaluasi sistem distribusi yang tidak sesuai standar. Sebab, Ramadan bukan alasan untuk menghentikan program MBG.
Tujuan utama program ini adalah memastikan penerima manfaat tetap memperoleh asupan gizi seimbang meskipun sedang berpuasa.
“Selama Ramadan tidak berhenti kita memberi asupan gizi. Jadi kita bagikan makanan kering ke sekolah,” jelasnya.
Sony juga mengungkapkan, saat ini jumlah SPPG telah mencapai sekitar 24.000 unit di seluruh Indonesia. Dengan jumlah sebesar itu, pelaksanaan di lapangan belum sepenuhnya seragam.
“Ada yang mungkin arahan tidak diterima secara utuh. Tetapi arahan kami jelas, Ramadan tidak menjadi alasan untuk berhentinya asupan bergizi,” tegasnya.
Menurutnya, untuk siswa yang tinggal di pondok pesantren atau boarding school, SPPG tetap memasak makanan seperti biasa pada siang hari dan membagikannya menjelang waktu berbuka puasa.
"Kembali kami tegaskan, bukan satu hari untuk dibagi makanan tiga hari ke depan. Itu keliru dan tolong diingatkan,” katanya.
Di sisi lain, pembagian menu MBG dalam bentuk paket kering menuai polemik di lapangan. Sejumlah orang tua menilai menu yang dibagikan kurang layak dan tidak memenuhi standar gizi.
"Mulai Senin, SPPG wajib memiliki akun media sosial Facebook, Instagram, TikTok. Media sosial tersebut difungsikan sebagai sarana transparansi dan pelaporan harian kepada masyarakat," kata Sony.
Menurutnya, menu yang dibuat hari itu di SPPG wajib dilaporkan kepada masyarakat. Menunya apa, makanannya apa saja, kandungan gizinya berapa, harganya berapa.
Jika ditemukan kejanggalan harga bahan pangan, masyarakat dipersilakan untuk mempertanyakannya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Kualitas MBG Dikeluhkan Tak Seragam, Pemprov Sumsel Minta Dapur Wajib Ikuti Standar |
|
|---|
| Operasional 55 SPPG di Sumsel Terancam Dihentikan, Diberikan Waktu Sebulan untuk Miliki SLHS |
|
|---|
| Sebanyak 361 SPPG di Sumsel Sudah Bersertifikat Laik Higiene Sanitasi, Berikut Rinciannya |
|
|---|
| Jadi Syarat Wajib, dari 506 Dapur SPPG di Sumsel, Baru 206 Kantongi Sertifikat SLHS |
|
|---|
| Lipsus : Siswa Libur di Sumsel Tetap Dapat MBG, Sekolah Bisa Koordinasi dengan SPPG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/BGN-Tegaskan-MBG-Saat-Ramadan-Tak-Dirapel-Wajib-Dibagikan-Setiap-Hari.jpg)