Berita Palembang

Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Jemaah Umrah Asal Palembang Tetap Normal

Keberangkatan jemaah umrah asal Palembang menuju Timur Tengah tetap normal meski serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran

|
Dokumentasi/Holiday Angkasa Wisata
BERANGKAT UMRAH -- CEO Holiday Angkasa Wisata, Dedi Suparman berserta keluarga di Bandara SMB II Palembang sebelum berangkat umrah, Senin (2/3/2026). Dedi mengatakan bahwa seluruh agenda keberangkatan dan kepulangan jemaah tidak mengalami gangguan berarti meski konflik di Timur Tengah sedang memanas. 
Ringkasan Berita:
  • CEO Holiday Angkasa Wisata Palembang, Dedi Suparman mengatakan seluruh agenda keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah yang menggunakan jasa travelnya tak mengalami gangguan berarti meski konflik Timur Tengah memanas.
  • Dedi mengatakan, terdapat sekitar 700 jemaah dari Holiday Angkasa Wisata yang berada di Makkah dan Madinah, dijadwalkan pulang 9 Maret mendatang
  • Selain itu setelah Ramadan, tepatnya 2 April, pihaknya akan memberangkatkan sekitar 300 jemaah

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Keberangkatan jemaah umrah asal Palembang menuju Timur Tengah tetap berjalan normal meski terjadi serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran

Direktur Utama (CEO) Holiday Angkasa Wisata Palembang, Dedi Suparman, mengatakan bahwa seluruh agenda keberangkatan dan kepulangan jemaah tidak mengalami gangguan berarti.

“Alhamdulillah, saya sudah boarding dan sebentar lagi penerbangan dari Jakarta menuju Madinah menggunakan Garuda Indonesia. Semua berjalan lancar,” kata Dedi saat berada di dalam pesawat sebelum lepas landas, Senin (2/3/2026).

Dedi mengatakan, terdapat sekitar 700 jemaah dari Holiday Angkasa Wisata yang berada di Makkah dan Madinah. Mereka dijadwalkan pulang pada 9 Maret mendatang.

Baca juga: AS-Israel Vs Iran Memanas, Nasib 58 Ribu Jemaah Asal Indonesia Tertahan di Arab Saudi

Sementara itu, dirinya bersama rombongan lain dengan durasi perjalanan sembilan hari akan kembali ke Tanah Air pada 10 Maret.

Ia juga menambahkan bahwa setelah Ramadan, tepatnya 2 April, pihaknya akan memberangkatkan sekitar 300 jemaah. Seluruh dokumen perjalanan, termasuk visa, telah terbit dan jadwal penerbangan masih sesuai rencana (on schedule).

Dedi menegaskan bahwa hingga saat ini situasi keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah tetap kondusif dan tidak terdampak langsung oleh dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Kami terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Namun, untuk saat ini, seluruh kegiatan ibadah jemaah berjalan aman dan lancar,” katanya.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved