Warga Palembang Terlantar di Kamboja
Kondisi Terkini 15 Warga Palembang Terlantar di Kamboja, Pemulangan Sedang Diurus Pemprov Sumsel
15 pemuda asal Palembang yangi terlantar di Negara Kamboja kini sudah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- 15 pemuda asal Palembang yangi terlantar di Negara Kamboja kini sudah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh
- Mereka sudah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sumsel Herman Deru melalui sambungan video call
- Pemprov Sumsel memastikan proses pemulangan ke Indonesia segera dilakukan
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Gubernur Sumsel Herman Deru sudah berkomunikasi langsung dengan 15 pemuda asal Palembang yang kini terlantar di Negara Kamboja.
Saat ini, belasan pemuda tersebut dilaporkan telah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh.
Pemprov Sumsel memastikan proses pemulangan ke Indonesia segera dilakukan.
"Sudah kita urus, baru tersambung teleponnya. Nanti kita pulangkan ke sini,” kata Herman Deru, Rabu (18/2/2026) malam.
Deru juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur janji pekerjaan di luar negeri tanpa melalui prosedur resmi.
Ia menegaskan pentingnya memastikan proses keberangkatan kerja dilakukan melalui jalur yang sah guna menghindari risiko penipuan dan perdagangan orang.
Baca juga: Sejumlah Warga Palembang Viral Terlantar di Kamboja, Herman Deru Upayakan Penyelamatan
Viral Minta Dipulangkan
Sebelumnya, dalam video yang viral nampak belasan pemuda yang mengaku berasal dari Kota Palembang meminta bantuan untuk dipulangkan sebab mereka saat ini berada di Negara Kamboja.
Dalam video itu mereka meminta bantuan ke Gubernur Sumsel, Herman Deru serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
Dari pengakuannya, mereka tidak memiliki ongkos untuk kembali ke Indonesia dan meminta bantuan kepada Gubernur Sumsel serta Wali Kota Palembang agar dapat dipulangkan.
Para pemuda tersebut diduga menjadi korban penipuan kerja di luar negeri.
Mereka mengaku berangkat dengan iming-iming pekerjaan, namun setibanya di Kamboja justru mengalami kesulitan dan tidak dapat kembali ke tanah air.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru bergerak cepat merespons laporan terkait 15 warga Palembang yang terlantar.
Pemerintah Provinsi Sumsel langsung berkoordinasi untuk memastikan keselamatan para warga tersebut.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Gubernur Sumsel Sebut Akan Bantu Modal Usaha 15 Pemuda asal Palembang yang Dipulangkan dari Kamboja |
|
|---|
| Cerita Warga Palembang yang Terlantar di Kamboja, Ngaku Dicambuk dan Disetrum Saat Bekerja |
|
|---|
| 14 Warga Palembang yang Terlantar di Kamboja Akhirnya Tiba di Kampung Halaman, Ucap Syukur |
|
|---|
| Tiba di Indonesia, 14 Warga Palembang yang Terlantar di Kamboja Diterbangkan ke Palembang Hari Ini |
|
|---|
| Jadwal Kepulangan 14 Warga Palembang Korban Penipuan Kerja di Kamboja, Ini Nama-namanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kondisi-Terkini-15-Warga-Palembang-Terlantar-di-Kamboja.jpg)