Bulan Ramadan

Jadwal Operasional LRT Sumsel Selama Bulan Ramadan 2026, Ada Aturan Khusus Saat Jam Berbuka Puasa

Pemberlakuan ini sebagai toleransi, untuk menghormati penumpang yang menjalani ibadah puasa untuk segera berbuka puasa.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/LRT Sumsel
LRT SUMSEL - Penumpang Saat Hendak Naik ke LRT Sumsel. Jadwal Operasional LRT Sumsel Selama Bulan Ramadan 2026, Ada Aturan Khusus Saat Jam Berbuka Puasa 

Ringkasan Berita:
  • LRT Sumsel tetap beroperasi normal selama Ramadan 1447 H/2026, namun memperbolehkan penumpang berbuka puasa di dalam kereta dengan makanan ringan dan minuman dalam tumbler.
  • Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyebut kebijakan ini sebagai bentuk toleransi bagi penumpang yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka.
  • Operasional tetap 94 perjalanan per hari pukul 05.06–20.43 WIB dengan headway 18 menit, dan penumpang diimbau menjaga kebersihan serta ketertiban.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Selama bulan puasa Ramadhan 1447 H tahun 2026, LRT Sumsel tetap beroperasi seperti biasa namun memberlakukan aturan khusus untuk penumpang LRT.

Bagi penumpang yang naik LRT di waktu jam berbuka puasa, diperbolehkan untuk makan dan minum, tapi terbatas hanya makanan/snack ringan dan minuman di dalam tumbler/ botol untuk berbuka puasa. 

Pemberlakuan ini sebagai toleransi, untuk menghormati penumpang yang menjalani ibadah puasa untuk segera berbuka puasa.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan, aturan di dalam LRT selama ini adalah melarang penumpang untuk makan dan minum di dalam LRT karena untuk kenyamanan penumpang itu sendiri, namun selama bulan puasa Ramadan ini.

"Kami membolehkan penumpang untuk berbuka puasa, apabila masih dalam perjalanan mengingat perjalanan LRT terakhir adalah pukul 19.01 Wib dari stasiun DJKA dan 19.55 Wib dari stasiun Bandara," kata Aida, Selasa (17/2/2026).

Aida menyampaikan petugas di dalam LRT akan mengingatkan penumpang apabila waktu berbuka telah tiba, namun pihaknya mengingatkan, agar penumpang memperhatikan dan  menjaga kebersihan, dengan tidak meninggalkan sampah di dalam LRT, serta tetap tertib selama waktu berbuka sehingga tidak mengurangi kenyamanan bagi penumpang itu sendiri.

"Untuk jam operasional selama bulan puasa Ramadan tetap seperti biasa, dengan 94 perjalanan mulai pukul 05.06 – 20.43 Wib dan jarak antar stasiun (headway) 18 menit," paparnya.

Baca juga: LRT Sumsel Spesial Tahun Baru 1 Januari 2026 Tambah Jadwal Perjalanan hingga 23.03 WIB

Baca juga: LRT Sumsel Tambah Perjalanan Saat Malam Tahun Baru, Catat Waktu Keberangkatan Terakhir, Jangan Salah

Aida mengungkapkan data penumpang yang menggunakan LRT Sumsel sampai pertengahan bulan Februari tahun 2026 dari tanggal 1 Januari hingga 16 Februari, tercatat 571.837 penumpang dengan rata-rata 12.166 setiap harinya.

Sedangkan volume angkutan penumpang tertinggi saat ini pada tanggal 1 Januari 2026 yaitu 37.461 penumpang, untuk 4 stasiun teratas ramai naik turun penumpang hingga pertengahan Februari 2026 yaitu Asrama Haji ( 114.026 penumpang ), Ampera  (89.928 penumpang), DJKA (77.108 penumpang) dan Bumi Sriwijaya  (65.236 penumpang)

Layanan LRT Sumsel rute stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) merupakan wujud konektivitas antar moda transportasi sebagai wujud Asta Cita  yang mempermudah penumpang untuk melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat terbang. 

Layanan LRT Sumsel  yang terhubung ke bandara SMB II menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menghindari kemacetan dan memastikan ketepatan waktu tiba di bandara. 

"Namun kami juga menghimbau agar para penumpang LRT Sumsel, yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat terbang dapat mengatur perjalanannya, dengan memilih jadwal keberangkatan LRT Sumsel minimal 3 Jam sebelum keberangkatan pesawat agar tidak terlambat dengan syarat waktu chek in pesawat yang akan digunakan nya, mengingat setiap maskapai penerbangan mempunyai aturan jam minimal chek in berbeda -beda," lanjut Aida.

Saat ini dilanjutkan Aida, LRT Sumsel terus bertumbuh hadir sebagai pilihan transportasi massal yang modern, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan waktu perjalanan dapat dipangkas secara signifikan. 

"PTKAI sebagai operator LRT Sumsel bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan ( BPKRSS) berkomitmen akan terus meningkatkan pelayanan bagi masyarakat," pungkas Aida

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dengan saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved