Suami Gerebek Istri di Palembang
Penjelasan Wanita di Palembang Usai Digerebek Bareng Pria Lain di Penginapan, Dipasang GPS Suaminya
ML mengaku, LP memang berstatus sebagai bersuaminya, hanya saja selama menikah ia kerap menjadi korban KDRT.
Penulis: andyka wijaya | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Seorang istri berinisial ML (32) dilaporkan suaminya, LP (34), ke Polrestabes Palembang atas dugaan perzinaan
- Ia digerebek di sebuah homestay bareng pria.
- ML mengaku selama pernikahan kerap menjadi korban KDRT, tidak dinafkahi, mengalami tekanan psikis berat, serta sempat melaporkan suaminya ke polisi sebelum mencabut laporan karena janji berubah.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dilaporkan suaminya LP (34) warga Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang, ke SPKT Polrestabes Palembang atas dugaan Perzinahan dan digrebek di Home Stay Rajawali yang berada di Jalan Kakatua Kelurahan 9 Ilir Kecamatan IT II, Palembang, pada Senin (2/2/2026), sekitar pukul 15.30 WIB.
Sang istri, ML (32) membantah tuduhan yang dilaporkan LP.
Menurut ML, saat didatangi suaminya itu, ia bersama teman lelakinya AJ (32) sedang makan di dalam kamar dan berpakaian lengkap dan tidak dalam keadaan telanjang.
"Tiba - tiba pintu ada yang mengetok dan ada grebek, kami syok dan kaget. Dan saat itu kami berdua tidak ada dalam kondisi atau keadaan telanjang," ungkap ML pada Rabu (4/2/2026), sore.
ML mengaku, LP memang berstatus sebagai bersuaminya, hanya saja selama menikah ia kerap menjadi korban KDRT.
Bahkan, ia mengaku hampir gila bahkan ia harus berobat ke psikiater di RS Ernaldi Bahar.
"LP pernah saya laporkan sekitar empat bulan lalu atas kekerasan fisik dan psikis atau KDRT fisik sejak tahun 2019 dan juga dia tidak pernah menafkahi saya sudah delapan tahun pernikahan. Dimana mental dan emosional saya sudah sangat lelah menghadapi dia, hingga tepatnya empat bulan lalu saya laporkan suami di Polrestabes Palembang atas laporan kekerasan psikis," jelasnya.
Namun, saat itu ML mengaku memilih mencabut laporannya karena LP berjanji aka berubah sambil bersujud meminta maaf.
"Akhirnya sayapun mengiyakan karena iba dan keadaan anak - anak, lalu baikan kembali. Namun, setelah itu suami bukan berubah malah tambah parah. Bahkan mengajak saya trading saham membuat semua keuangan saya berantakan sampai uang saya habis 5 Miliar dan sampai tidak punya uang lagi dan membuat mental saya tambah hancur lagi,"bebernya.
ML mengaku, suaminya dinilai sangat manipulatif dan licik.
"Saya ini sudah ratusan kali meminta cerai, tetapi dia tidak mau menceraikan. Bahkan dia sengaja mencari letak kesalahan saya, hingga terjadilah penggerebekan itu," tambah ML.
ML mengaku, selama ini kerap mendapatkan ancaman pembunuhan dari suaminya.
"Suami mana yang bagus seperti itu, akhirnya karena saya sudah kelelahan, emosional yang menumpuk di dalam diri saya sehingga saya mencari pelarian dimana tempat orang yang memberi saya rasa aman. Memang posisi saya akui yang salah karena masih istri sah," katanya lagi.
ML mengaku, selama ini LP keenakan karena seluruh kebutuhan dibiayai dan tidak ada pekerjaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Dipasang-GPS-Oleh-Suami-Hingga-Digerebek-Bareng-Pria-di-Penginapan-Palembang-Istri-Beri-Penjelasan.jpg)