Idul Fitri

Warga Mengeluh Tiket Kereta Api di Sumsel Sudah Habis Terjual, KAI Pastikan Baru Terjual 20 Persen

Seiring dibukanya pemesanan tiket angkutan Lebaran sejak 25 Januari 2026, antusiasme masyarakat tercatat cukup tinggi. 

Tayang:
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/PT KAI
KERETA API - Penumpang Saat Menaiki Kereta Api. Warga Mengeluh Tiket Kereta Api di Sumsel Sudah Habis Terjual, KAI Pastikan Baru Terjual 20 Persen 

Ringkasan Berita:
  • Meski dikeluhkan warga tiket kereta api mudik Lebaran di Sumsel habis, KAI Divre III Palembang menyebut penjualan baru sekitar 20 persen dari 65.560 kursi yang disediakan.
  • Okupansi tinggi terjadi pada tanggal tertentu, terutama KA Bukit Serelo dan KA Rajabasa, sementara KA Sindang Marga masih longgar.
  • KAI mengimbau masyarakat teliti memilih jadwal dan memesan lebih awal melalui kanal resmi agar mudik berjalan lancar.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sejumlah warga mengeluhkan tiket kereta api di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) yang dijual secara online telah habis, nyatanya pihak PT Kereta Api Indonesia atau KAI (persero) Divre III Palembang mengungkapkan hal berbeda.

Pasalnya, hingga saat ini dari 65.560 tempat duduk (tiket) yang disiapkan PT KAI Divre III Palembang untuk  masa mudik Lebaran Idul Fitri 2026/1447 Hijriah periode 11 Marey hingga 1 April 2026, baru terjual sekitar 20 persen.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan, dari 65.560 tempat duduk selama masa mudik Lebaran itu, nantinya setiap hari rata-rata dijual 2.980 tempat duduk. 

Seiring dibukanya pemesanan tiket angkutan Lebaran sejak 25 Januari 2026, antusiasme masyarakat tercatat cukup tinggi. 

"Hingga 2 Februari 2026, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 12.161 tiket, atau sekitar 19 sampai 20 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan," ujarnya.

Selama masa angkutan Lebaran 2026, KAI Divre III Palembang mengoperasikan layanan kereta api, yakni KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP), KA Ekspres Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang, serta KA komersial Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP).

Berdasarkan data pemesanan sementara, KAI Divre III Palembang mencatat tingkat okupansi pada sejumlah tanggal keberangkatan awal masa angkutan Lebaran ada yang cukup tinggi.

Seperti di tanggal 11 Maret 2026, tingkat penjualan tiket KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau mencapai 14 persen, sementara relasi sebaliknya 11 persen. 

Untuk KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang terjual 8 persen, dan KA Sindang Marga (PP) masih berada di kisaran 1 persen.

Kemudian, di tanggal 12 Maret 2026, lonjakan mulai terlihat, khususnya KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau telah terjual 80 persen, sedangkan relasi Lubuk Linggau – Kertapati mencapai 28 persen. KA Rajabasa terjual 12 persen, dan KA Sindang Marga (PP) 2 persen.

"Sedangkan di  tanggal 13 hingga 15 Maret 2026, minat masyarakat semakin meningkat signifikan. Tingkat okupansi KA Bukit Serelo di kedua arah telah berada di kisaran 84 – 95 persen, bahkan KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang telah melampaui 100 persen okupansi pada tanggal-tanggal tertentu," paparnya.

Baca juga: KAI Divre III Palembang Siapkan 65.560 Tiket Mudik Lebaran 2026, 12 Ribu Kursi Ludes Terjual

Baca juga: Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Rute Palembang-Lampung-Lubuklinggau Saat Lebaran Idul Fitri 2026

Sementara itu, KA Sindang Marga (PP) masih menunjukkan ketersediaan tempat duduk yang relatif longgar masih terjual di rata – rata 10 persen.

Untuk beberapa tanggal, seperti 16 dan 17 Maret 2026, penjualan tiket KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau dan KA Rajabasa pada relasi Kertapati - Tanjungkarang belum dibuka karena dialokasikan untuk program mudik gratis pemerintah provinsi Sumatera Selatan.

Sementara relasi lainnya tetap menunjukkan tingkat keterisian tinggi, terutama arus balik menuju Palembang untuk KA Bukit Serelo terjual 88 persen dan KA Sindang Marga (PP) terjual 20 persen .

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved