Berita Palembang

Sukarami, Alang-alang Lebar, Kalidoni dan IB I Jadi Penyumbang Kendaraan Terbanyak di Palembang

Data ini sejalan dengan kondisi lalu lintas di lapangan. Kemacetan kerap terjadi pada pagi dan sore hari di simpang empat Parameswara bukit.

Tayang:
Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Hartati
MACET - Kondisi jalan Palembang kerap macet belakangan ini karena volume kendaraan terus naik tapi ruas jalan bertambah lebih lambat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kemacetan sering terjadi di Palembang dipengaruhi oleh tingginya jumlah kendaraan, baik roda dua, roda empat, maupun kendaraan lainnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang yang bersumber dari Samsat Palembang tahun 2024 jumlah kendaraan di Palembang tercatat total mobil penumpang 12.421 unit, bus 177 unit, mobil barang 3.530 unit, sepeda motor 58.916 unit dan kendaraan khusus 26 unit.

Kepala BPS Palembang Edi Subeno mengatakan ada empat kecamatan yang tercatat punya statistik kendaraan paling banyak yang dihitung dari jumlah mobil yang ada yakni Ilir Barat 1, Sukarami dan Alang-alang lebar juga Kalidoni.

Mobil penumpang terbanyak tercatat berada di Ilir Barat (IB)1 sebanyak 1.735 mobil atau selisih satu mobil lebih banyak dari kecamatan Sukarami yang tercatat sebanyak 1.734 mobil

Disusul Kecamatan Alang-Alang Lebar sebanyak 1.194 kendaraan dan Kecamatan Kalidoni sebanyak 972 kendaraan mobil.

"Empat kecamatan tersebut menjadi wilayah dengan kontribusi kendaraan penumpang terbesar di Kota Palembang untuk mobil," kata Edi menjawab pertanyaan wartawan Tribunsumsel.com, Rabu (28/1/2026).

Data ini sejalan dengan kondisi lalu lintas di lapangan. Kemacetan kerap terjadi pada pagi dan sore hari di simpang empat Parameswara bukit.

Lalu macet di ruas jalan Kolonel H Burlian hingga Simpang Polda, bertepatan dengan jam masuk sekolah dan aktivitas masyarakat yang menuju tempat kerja.

Sementara pada sore hari, kepadatan lalu lintas juga terlihat di ruas yang sama dari arah Simpang Polda menuju Kilometer 12.

Selain itu, kemacetan juga sering terjadi di kawasan Kalidoni, khususnya di Jalan Residen Abdul Rozak di sekitar dua sekolah elit, dengan antrean kendaraan yang dapat mencapai simpang tiga Celentang juga di ruas jalan AKBP Cek Agus atau golf.

Kondisi ini menunjukkan kesesuaian antara data jumlah kendaraan penumpang yang dicatat BPS Palembang dengan realitas kemacetan yang terjadi di lapangan.

Sementara itu, data jumlah kendaraan sepeda motor di Kota Palembang menunjukkan bahwa kecamatan dengan jumlah sepeda motor terbanyak berada di Kecamatan Sukarami, yakni sebanyak 8.050 unit.

Posisi kedua ditempati Kecamatan Ilir Barat Satu dengan 6.452 unit, disusul Kecamatan Kalidoni di urutan ketiga dengan 4.568 unit sepeda motor.

Adapun posisi keempat ditempati Kecamatan Ilir Timur Satu dengan jumlah sepeda motor mencapai 4.414 unit.

Sementara itu data jumlah kendaraan pada 2025 masih disusun saat ini dan belum bisa dipublikasikan.

Baca juga: Parkir Liar di Sekitar RSMH Palembang Ditindak Dishub, Mobil Dikempesi, Motor Diangkut, Biang Macet

Baca juga: Antisipasi Puncak Arus Balik Nataru, Polisi Standby di Titik Macet Jalintim Palembang-Betung

Data kendaraan di Palembang tahun 2024 yang disusun BPS Palembang berdasarkan data Samsat Palembang:

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved