Berita Viral
Faisal Tanjung Ternyata Alumni SMAN 1 Luwu Utara & Diajar Rasnal, Lalu Laporkan Guru hingga Dipecat
Terungkap rekam jejak Faisal Tanjung anggota LSM yang melaporkan Abdul Muis dan Rasnal hingga dipecat.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Ringkasan Berita:
- Faisal Tanjung ternyata alumni SMAN 1 Lutra.
- Ia juga ternyata pernah diajar oleh Rasnal.
- Faisal Tanjung malah melaporkan 2 gurunya.
TRIBUNSUMSEL.COM - Terungkap rekam jejak Faisal Tanjung anggota LSM yang melaporkan Abdul Muis dan Rasnal hingga dipecat, ternyata alumni SMAN 1 Luwu Utara.
Rasnal dan Abdul Muis sebelumnya dilaporkan oleh Faisal Tanjung kasus pungutan dana Rp20 ribu dari orangtua siswa yang digunakan untuk membayar gaji 10 guru honorer.
Bahkan kedua guru tersebut diberhentikan tidak dengan hormat setelah dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) hingga sempat menjalani masa tahanan di Rutan Masamba.
Kini terungkap fakta baru ternyata Faisal Tanjung pernah diajar oleh Rasnal.
Hal ini diungkap oleh Muhammad Alfaraby Rasnal, anak kandung Rasnal.
Menurut Alfaraby, Faisal Tanjung juga merupakan alumni SMAN 1 Lutra.
"Faisal Tanjung ini juga Alumni Smansa Lutra (SMAN 1 Luwu Utara), tahun 2012 jurusan IPS. Dan muridnya bapak juga," ujar Alfaraby, Jumat (14/11/2025), dikutip Tribuntimur.com
Alfaraby mengatakan, Faisal Tanjung melaporkan sang ayah berawal dari keterangan dari Feri salah satu siswa SMAN 1 Luwu Utara.
Menurutnya, siswa tersebut sering bergaul dengan anggota LSM.
"Kenapa bisa muncul masalah, karena ada salah satu siswa bernama Feri, notabenenya dia sering bergaul dengan LSM. Nah dia sampaikanlah, ke Faisal Tanjung," bebernya.
Baca juga: Alasan Polisi Panggil Faisal Tanjung Anggota LSM Pelapor Guru SMA 1 Luwu Utara, Diminta Keterangan
Kasus yang viral ini memicu gelombang dukungan, termasuk unjuk rasa dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Luwu Utara dan rapat dengar pendapat di DPRD Sulawesi Selatan.
Setelah lima tahun mencari keadilan, perjuangan kedua guru ini mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto.
5 Tahun Tahan Penderitaan
Anak Rasnal mengaku selama lima tahun terakhir keluarganya menahan penderitaan atas sanksi sosial yang berat.
Alfaraby menceritakan bagaimana ia mendampingi ayahnya selama proses hukum berlangsung.
“Pada saat Bapak jatuh, ditahan, dan tidak bisa pulang, saya sangat terpukul. Apalagi saat itu saya juga sedang menjalani pendidikan. Saya harus menjadi pengganti Bapak di rumah," katanya.
| Kemenkes Ungkap Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Murni Khilaf, Ibu Pasien Meradang: Usut |
|
|---|
| Alasan Pasutri di Riau Berikan Nama Bayinya Ali Khamenei, Tak Menyangka Viral Disorot Dubes Iran |
|
|---|
| Kisah Pasutri di Riau Berikan Nama Bayinya Ali Khamenei, Dubes Iran Sampai Datang Berkunjung |
|
|---|
| Mengintip Isi Garasi dan Tanah Milik Siti Nurhasanah, Lurah Kalisari Minta Maaf Soal Skandal Foto AI |
|
|---|
| Alasan di Balik Aksi Joget DJ Perawat Aceh Tengah Berujung Viral, Ternyata Hanya Demi Hal Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Faisal-Tanjung-Ketua-Badan-Advokasi-Investigasi-Hak-Asasi-Manusia-Republik-Indonesia.jpg)