Berita Nasional
Profesi Mentereng Andre Kuncoro, Ayah Josepha Alexandra 'Ocha' Peserta Berani Protes Juri LCC MPR RI
Karakter vokal Josepha Alexandra atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak mengalir dari sang ayah, Andre Kuncoro, yang menjabat sebagai Staf Ahli Pertanian
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Tidak sendirian, Ocha hadir didampingi rekan satu timnya yang juga merupakan peserta kompetisi bergengsi tersebut.
Dalam kesempatan langka itu, Ocha mengungkapkan bahwa dirinya tidak hanya sekadar berbincang, tetapi juga menyerap ilmu komunikasi langsung dari orang nomor dua di Indonesia tersebut.
Baca juga: Buka Suara Usai Aksinya Viral, Ocha Siswi Pontianak Ini Ungkap Alasan Tak Gentar Protes Juri
Ia mengaku mendapatkan arahan mengenai cara mengasah kepercayaan diri dan teknik adu gagasan.
“Tadi kami diberi motivasi serta tips and trick juga gimana caranya nanti untuk berpublic speaking dan berdebat dimuka umum,” ujar Josepha usai pertemuan dalam tayangan instagram Kompas TV Rabu (13/5/2026).
Menurut Josepha, wejangan yang disampaikan Wapres Gibran menjadi suntikan semangat sekaligus bekal berharga bagi masa depannya.
"Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang. Didalam juga kami diberikan arahan oleh bapak Wapres Gibran untuk terus berlajar dan tidak mudah termakan isu-isu yang berkembang di media sosial saat ini." tambah Ocha dibantu rekan timnya.
Diskusi yang berjalan cair tersebut banyak menekankan pada pentingnya keberanian generasi muda dalam menyuarakan pendapat secara kritis di hadapan khalayak.
Ocha dan juga mengungkapkan bagaimana perasaannya setelah mendapatkan undangan dari bapak Wapres Gibran, hingga ia dan tim bisa sampai berkunjung ke Istana Negara yang ada di Jakarta.
"Iya tentunya saya dan juga tim merasa kaget, maksudnya kami diundang tiba-tiba. Tapi saya dan tim merasa senang bisa datang ke Jakarta untuk bertemu dengan bapak Wapres Gibran" tutup Ocha dalam perbincangannya.
Sebagaimana diketahui, sosok Ocha menjadi pembicaraan hangat di jagat maya setelah potongan video dirinya saat berkompetisi tersebar luas.
Polemik bermula saat final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalbar digelar di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026).
Kompetisi tersebut diikuti sembilan SMA di Kalimantan Barat, dengan tiga sekolah yang lolos ke babak final yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.
Kontroversi terjadi saat sesi rebutan jawaban ketika juri memberikan pertanyaan mengenai lembaga yang harus dipertimbangkan DPR dalam memilih anggota BPK.
Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjadi tim pertama yang menjawab. Seorang siswi menjelaskan bahwa anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih DPR dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan Presiden.
Namun, dewan juri justru memberikan pengurangan nilai minus lima kepada Regu C.
Tak lama kemudian, pertanyaan yang sama diberikan kepada Regu B dari SMAN 1 Sambas.
| Keluarga Kamaruddin Simanjuntak Protes Usai Foto Kondisi Terkini Tersebar, Singgung Etika Seprofesi |
|
|---|
| Segini Harta Kekayaan Roy Riady Jaksa yang Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Chromebook |
|
|---|
| Mengenal Andre Kuncoro, Ayah Josepha Alexandra LCC MPR RI yang Punya Jabatan Mentereng di Kalbar |
|
|---|
| Profil Eddy Soeparno, Wakil Ketua MPR RI yang Respons Penolakan Tanding Ulang LCC SMAN 1 Pontianak |
|
|---|
| Profil Said Akhmad, MC LCC Empat Pilar MPR RI yang Ramai Dipuji Netizen karena 'Diam itu Emas' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Karakter-vokal-Josepha-Alexandra-atau-Ocha-siswi-SMAN-1-Pontianak-mengalir-dari-s.jpg)