Berita Nasional
Keluarga Kamaruddin Simanjuntak Protes Usai Foto Kondisi Terkini Tersebar, Singgung Etika Seprofesi
Pihak keluarga pengacara kondang Kamaruddin Simanjuntak kecewa mendalam terkait viralnya foto-foto kondisi kesehatan sang advokat di media sosial.
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Ringkasan Berita:
- Keluarga menyatakan protes dan kecewa yang mendalam lantaran privasi Kamaruddin Simanjuntak dianggap telah dieksploitasi saat sedang berjuang untuk pulih.
- Kakak Kamaruddin Simanjuntak menyayangkan tindakan sejumlah pihak, terutama rekan sesama profesi hukum, yang menyebarkan foto-foto kondisi fisik adiknya tanpa izin keluarga.
- Rustani secara terbuka menyindir pihak-pihak yang menggunakan musik sedih atau narasi berlebihan untuk membungkus kondisi Kamaruddin yang sedang sakit.
TRIBUNSUMSEL.COM - Pihak keluarga pengacara kondang Kamaruddin Simanjuntak akhirnya angkat bicara terkait viralnya foto-foto kondisi kesehatan sang advokat di media sosial.
Keluarga menyatakan protes dan kecewa yang mendalam lantaran privasi Kamaruddin dianggap telah dieksploitasi saat sedang berjuang untuk pulih.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh kakak kandung Kamaruddin, Rustani Simanjuntak, melalui unggahan di akun Facebook pribadinya.
Ia menyayangkan tindakan sejumlah pihak, terutama rekan sesama profesi hukum, yang menyebarkan foto-foto kondisi fisik adiknya tanpa izin keluarga.
Baca juga: Kondisi Terkini Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara yang Lawan Ferdy Sambo Berjuang Pulih Lawan Sakit
Dalam unggahan bertajuk "ETIKA DI BALIK LENSA DAN LAYAR", Rustani menekankan bahwa pihak keluarga selama ini sangat menjaga kerahasiaan kondisi kesehatan Kamaruddin.
Ia merasa terluka saat melihat kerentanan adiknya justru dijadikan konsumsi publik demi eksistensi di dunia digital.
"Terkhusus untuk rekan seprofesi (advokat/hukum) dengan adik saya Kamaruddin Simanjuntak, yang memviralkan kondisi adik saya yang sedang pada tahap pemulihan kesehatannya," tulis Rustani, dikutip pada Sabtu (16/5/2026).
Rustani mengingatkan bahwa sebagai penegak hukum, para advokat seharusnya tidak hanya menjaga martabat klien, tetapi juga memiliki kewajiban moral untuk menjaga martabat rekan sejawat.
Menurut Rustani, menyebarkan foto fisik seseorang yang tengah sakit bukan sekadar masalah kepatutan, melainkan juga melukai prinsip dasar persaudaraan sesama profesi (collegiality).
"Mengunggah atau menyebarkan kondisi fisik seorang rekan yang sedang berjuang melawan sakit bukan hanya soal pelanggaran etika kepatutan, tetapi juga melukai prinsip dasar collegiality," bebernya lebih lanjut.
Baca juga: Sosok Kamaruddin Simanjuntak, Eks Pengacara Brigadir J yang Kondisinya Kini Disorot
Singgung Pencari Viewers
Keluarga menilai, penyebaran foto tersebut bukan lagi bentuk simpati, melainkan tindakan yang tidak etis demi mengejar eksistensi digital dan jumlah penonton (viewers).
Rustani secara terbuka menyindir pihak-pihak yang menggunakan musik sedih atau narasi berlebihan untuk membungkus kondisi Kamaruddin yang sedang sakit.
"UNTUK KONTEN KREATOR DAN PENCARI 'VIEWS'
Kreativitas tidak boleh kehilangan nurani. Di balik setiap potongan video yang anda edit dengan musik sedih atau narasi bombastis.
Kami keluarga satu perut/satu darah yang sedang berjuang, tidak setuju privasi ito Kamaruddin Simanjuntak, S.H kalian sebarkan," ujarnya pada Jumat (16/5/2026).
| Segini Harta Kekayaan Roy Riady Jaksa yang Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Chromebook |
|
|---|
| Mengenal Andre Kuncoro, Ayah Josepha Alexandra LCC MPR RI yang Punya Jabatan Mentereng di Kalbar |
|
|---|
| Profil Eddy Soeparno, Wakil Ketua MPR RI yang Respons Penolakan Tanding Ulang LCC SMAN 1 Pontianak |
|
|---|
| Profil Said Akhmad, MC LCC Empat Pilar MPR RI yang Ramai Dipuji Netizen karena 'Diam itu Emas' |
|
|---|
| Profil Roy Riady Jaksa yang Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Chromebook, Jaksa Senior |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pihak-keluarga-pengacara-kondang-Kamaruddin-Simanjuntak-kecewa-mendalam-terkait.jpg)