Mahasiswa UIN Suska Bacok Mahasiswi

Mahasiswa UIN Suska Bacok Mahasiswi di Ruang Sidang, Video Bersimbah Darah Viral

korban merupakan seorang mahasiswi Jurusan Ilmu Hukum yang identitas lengkapnya masih belum diungkap secara rinci. 

Editor: Weni Wahyuny
Kompas.com/Dok Mahasiswa
DITANGKAP - Pelaku pembacokan mahasiswi saat diamankan petugas keamanan kampus UIN Suska Riau di Pekanbaru, Kamis (26/2/2026). Ia membacok rekannya sesama mahasiswa. 
Ringkasan Berita:
  • Mahasiswa bacok mahasiswi di ruang sidang Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Pekanbaru, Riau, Kamis (26/2/2026) pagi. 
  • Korban merupakan seorang mahasiswi Jurusan Ilmu Hukum yang identitas lengkapnya masih belum diungkap secara rinci. 
  • Korban tampak bersimbah darah dengan luka serius terlihat di bagian kening korban yang terus mengeluarkan banyak darah.

TRIBUNSUMSEL.COM, PEKANBARU - Reyhan Mufazar (22), seorang mahasiswa bacok mahasiswi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Pekanbaru, Riau, Kamis (26/2/2026) pagi. 

Peristiwa terjadi di dalam ruang sidang.

Pihak kepolisian menerima laporan insiden ini sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung terjun ke lokasi kejadian. 

Polisi segera memasang garis polisi untuk mensterilkan area dari kerumunan mahasiswa yang ingin melihat langsung lokasi pembacokan. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diketahui bernama Reyhan Mufazar (22). 

Sementara itu, korban bernama Farah, seorang mahasiswi Jurusan Ilmu Hukum.

Peristiwa ini bermula saat korban sedang berada di dalam ruang sidang untuk melaksanakan seminar proposal. 

Pelaku juga berada di ruangan yang sama, diduga sedang menunggu kedatangan dosen penguji. 

Secara tiba-tiba, pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga mengenai bagian tangan dan kening. 

Akibat luka parah yang dideritanya, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Kartini, Pekanbaru, untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. 

Video peristiwa pembacokan itu viral di media sosial.

Korban tampak bersimbah darah setelah dibacok pelaku menggunakan senjata tajam. 

Luka serius terlihat di bagian kening korban yang terus mengeluarkan banyak darah. 

Tak jauh dari posisi korban, pihak keamanan kampus bergerak cepat mengamankan pelaku hingga akhirnya dibawa ke Polsek Bina Widya untuk diproses hukum.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Binawidya, Iptu Santo Morlando, membenarkan adanya insiden berdarah yang terjadi pada jam masuk perkuliahan tersebut. 

"Benar, kejadiannya di kampus sekitar pukul 07.30 WIB. Saat ini anggota masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Santo saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis. 

Dugaan Motif

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apa motif di balik aksi nekat pelaku melakukan pembacokan tersebut di tengah keramaian kampus. 

Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku Reyhan Mufazar dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. 

Namun seorang mahasiswa yang mengaku teman dekat pelaku dan meminta namanya tidak disebutkan mengungkap, aksi nekat itu diduga dipicu persoalan asmara.

Menurutnya, pelaku dan korban merupakan mahasiswa satu jurusan dan semester yang sama.

Keduanya disebut-sebut tengah dekat dan dalam tahap pendekatan atau pedekate, meski belum resmi berpacaran.

“Mereka memang dekat, sering komunikasi karena satu jurusan dan satu semester. Belum pacaran, tapi si pelaku ini merasa ada harapan,” ungkapnya, Kamis (26/2/2026).

Ia menyebut, pelaku diduga merasa korban memberikan sinyal untuk menjalin hubungan lebih serius.

Namun situasi berubah ketika pelaku mengetahui korban ternyata telah memiliki kekasih.

“Pas dia tahu korban sudah punya cowok, dia kecewa dan marah. Mungkin merasa dibohongi atau berharap lebih,” katanya.

Kekecewaan itu diduga memuncak hingga pelaku nekat datang ke kampus membawa kapak dan melakukan penyerangan di ruang sidang seminar Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum.

Artikel ini tayang di Kompas.com

Baca berita lainnya di Google News

Bergabung dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved