Polisi Dianiaya Senior

Sosok Bripda Dirja Tewas Diduga Dianiaya Senior di Sulsel, Baru Lulus 2025, Keluarga Curiga Ada Luka

Seorang personel Ditsamapta Polda Sulsel meninggal dunia di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (22/2/2026) diduga dianiaya

Tayang:
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUN-TIMUR.COM/Dokumentasi Keluarga
POLISI DIANIAYA - Foto Anggota Ditsamapta Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Bripda DP (19) diterima Tribun-Timur.com, Senin (23/2/2026). Bripda DP meninggal dunia diduga dianiaya seniornya. 

"Itulah kita mau tunggu hasilnya (penyelidikan) karena ada darah keluar di mulut," kata Aipda Muhammad Jabir.

Jika diduga sakit, Jabir mengatakan, kondisi anaknya sehari sebelumnya baik-baik saja.

Pasalnya kata dia, pada waktu antara sahur dan subuh tadi, Bripda DP masih sempat telponan dengan ibunya.

"Tadi subuh komunikasi sama ibunya, baikji, tidak pernah bilang sakit," jelasnya.

Adanya darah yang keluar dari mulut juga terlihat di pipi ibunya yang memeluk jenazah Bripda DP di RS Bhayangkara.

6 Polisi Diperiksa

Ayah Bripda DP, Aipda Muhammad Jabir mengatakan, hasil koordinasi sementara dengan Bid Propam Polda Sulsel, ada enam orang polisi yang diperiksa.

Keenam orang itu, adalah teman seangkatan dan senior Bripda DP.

"Sudah ada diperiksa di Polda sekarang, tiga, lettingnya juga dipanggil semua," ujar Aipda Muhammad Jabir ditemui di depan Ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel.

"Lettingnya tiga orang dan seniornya juga tiga orang," lanjutnya.

Personel Polres Pinrang ini pun berharap, agar penyelidikan penyebab kematian Bripda DP diungkap transparan.

Ayah tiga anak ini, sangat berharap keadilan atas meninggalnya putra keduanya itu.

"Kabid Propam sudah langsung tadi datang di sini dan kami selaku orang tua sudah menyampaikan untuk diusut tuntas sampai jelas siapa yang melakukan penganiyaan kalau memang ada penganiayaan," tegasnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, dugaan sementara meninggalnya Bripda DP diduga karena sakit.

Namun demikian, lanjut Didik, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya DP.

"Iya ada anggota Bripda DP selesai shalat shubuh terlihat sakit, kemudian dibawa ke RSUD Makassar (RS Daya), setelah dilakukan perawatan meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto kepada tribun.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved