Polisi Tewas di Lombok Barat
Hasil Visum Brigadir Esco Dibunuh Istri Briptu Rizka Gegara Uang Remon, Penuh Luka Memar Kekerasan
Jaksa Penuntut Umum (JPU) membeberkan hasil visum et repertum dari jenazah Brigadir Esco Faska, anggota Intel Polsek Sekotong yang ditemukan tewas
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Ringkasan Berita:
- Brigadir Rizka Sintiyani nekat membunuh suaminya, Brigadir Esco Fasca Rely, anggota polisi di Lombok Barat, NTB, karena tak diberi uang dana remunerasi (remon) Rp10 juta
- Terdakwa Rizka menginjak bagian uluh hati, serta menendang pada bagian pinggang sebelah kiri serta menusuk bagian kaki suaminya sebanyak tiga kali.
- Setelah menghabisi nyawa suaminya, Brigadir Riska memindahkan tubuh korban ke kamar adiknya.
TRIBUNSUMSEL.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) membeberkan hasil visum et repertum dari jenazah Brigadir Esco Faska Rely, anggota Intel Polsek Sekotong yang ditemukan tewas dengan leher terikat tali.
Kasus tewasnya Brigadir Esco Fasca Rely, anggota Polsek Sekotong, Lombok Barat, NTB dibunuh istrinya, Briptu Rizka Sintiyani pada 19 Agustus 2025.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) membeberkan kronologi lengkap kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyebabkan Brigadir Esco Fasca Rely meregang nyawa di Pengadilan Negeri Mataram, NTB, Selasa (10/2/2026).
Dalam dakwaan disebutkan bahwa jenazah Esco ditemukan di kebun kosong dekat rumahnya di Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB pada 24 Agustus 2025.
Baca juga: 5 Fakta Baru Kasus Pembunuhan Brigadir Esco, Istri Pindahkan Jasad Korban ke Kamar Adik
Jaksa menyebutkan, waktu kematian Brigadir Esco diperkirakan 4-6 hari sebelum dilakukan pemeriksaan jenazah.
"Berdasarkan hasil visum et repertum terhadap jenazah korban Esco, perkiraan waktu kematian berdasarkan panjang belatung adalah 4-6 hari sebelum periksa jenazah," kata Jaksa Ni Made Saptini dalam sidang yang digelar di PN Mataram.
Hasil Visum juga menujukkan adanya luka iris akibat kekerasan tajam.
Dengan rincian, luka iris di sela jari tangan, di sela jari kaki, telapak kaki, betis dan telinga, serta luka iris di tangan sesuai dengan ciri luka pertahanan.
Selain itu, ditemukan resapan darah di punggung, luka memar di ginjal dan lambung yang disebabkan kekerasan tumpul.
Kemudian, terdapat luka robek di wajah dan dagu, disertai resapan darah dan patah tulang hidung akibat kekerasan tumpul.
"Ditemukan luka memar luar, kepala bagian belakang disertai resapan darah dan pendarahan subdural di otak kecil serta batang otak yang menyebabkan kematian korban," kata Ni Made Saptini.
Sementara itu, luka jeratan yang ada pada leher korban merupakan luka jeratan disebut merupakan post mortem atau setelah korban meninggal dunia.
Sebab, tidak ditemukan tanda resapan darah di leher dan tidak ada patah tulang leher maupun tulang lidah
Dipicu Tak Ditransfer Uang Remon
Briptu Rizka Sintiyani nekat membunuh suaminya, Brigadir Esco Fasca Rely, anggota polisi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), karena tak diberi uang dana remunerasi (remon).
Dalam dakwaan itu dituliskan jika kasus ini bermula pada 19 Agustus 2025.
Terdakwa, Briptu Rizka Sintiani, meminta uang sebesar Rp10 juta kepada suaminya.
Baca juga: Kejinya Briptu Rizka Aniaya Brigadir Esco Sang Suami hingga Tewas Gegara Uang Remon, Disaksikan Anak
Uang tersebut merupakan dana remunerasi (remon) atau tunjangan kinerja yang diterima anggota Polri.
Sejak pagi, Rizka telah menagih uang tersebut, namun tak kunjung diberikan oleh korban.
Brigadir Esco Faska Rely
Kasus Pembunuhan Brigadir Esco
Briptu Rizka Sintiyani
Tribunsumsel.com
Meaningful
| Sosok 4 Orang Terdekat Briptu Rizka yang Ikut Rekayasa Kematian Brigadir Esco, Ada Paman |
|
|---|
| Keluarga Brigadir Rizka Ikut Rekayasa Kematian Brigadir Esco, Sempat Terlihat Anak Korban |
|
|---|
| Isi Pesan Terakhir Briptu Rizka ke Brigadir Esco Sang Suami Sebelum Membunuhnya: Tidak Bagus |
|
|---|
| 5 Fakta Baru Kasus Pembunuhan Brigadir Esco, Istri Pindahkan Jasad Korban ke Kamar Adik |
|
|---|
| Kejinya Briptu Rizka Aniaya Brigadir Esco Sang Suami hingga Tewas Gegara Uang Remon, Disaksikan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/briptu-rizka-bunuh-brigadir-esco-karena-uang-remon.jpg)