Pembunuhan Mahasiswi UMM di Pasuruan
Pengakuan Bripka Agus Sulaeman Bunuh Adik Ipar Faradila Mahasiswi UMM, Sakit Hati & Kuasai Harta
Bripka Agus Anggota Polres Probolinggo dan Suyitno pelaku pembunuhan FAN (21) sang adik berstatus mahasiswi UMM di Pasuruan
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
"Informasi yang kami dapatkan yang jelas bahwa mereka bersama-sama melakukan dan mengetahui tindak pidana yang terjadi dan pada saat membuang mayat korban juga bersama-sama antara tersangka AS dan S," katanya.
"Sampai sekarang kami masih mendalami terkait dengan motif daripada tersangka AS maupun S. Namun yang pasti keduanya secara bersama-sama melakukan pembunuhan dengan sengaja," terangnya.
Hubungan Tak Harmonis
Bripka AS sendiri merupakan kakak ipar dari korban yang memang hubungan keduanya di mata keluarga korban sama sekali tidak harmonis. Begitu pun juga antara terduga pelaku dengan kakak sulung korban.
FAN sendiri merupakan anak bungsu dari Pasangan Suami Istri (Pasutri) Ramlan (60) dan Siti (52).
Sedangkan kakak sulung korban bernama Yanu (36) dan kakak kedua korban bernama Husna (34) atau istri dari Bripka AS.
Saat ditemui wartawan Tribunjatim Network di rumah duka, ayahanda korban, Ramlan mengatakan, jika hubungan anak sulung dan anak bungsunya dengan Bripka AS yang merupakan menantunya memang sudah lama tidak harmonis.
Terakhir berkomunikasi dengan korban, menurut Ramlan, itu 3 hari sebelumnya atau pada tanggal 14 Desember 2025 yang saat itu korban meminta untuk diisikan token listrik. Karena saat itu, korban berada di Malang.
"Sebelum anak saya ditemukan meninggal dunia, dari CCTV kos nya itu terlihat dijemput oleh ojol. Kemudian tahunya kalau anak saya meninggal dunia keluarga dihubungi Polres Pasuruan setelah identitasnya diketahui dari sidik jari," kata Ramlan, Rabu (17/12/2025).
Setelah mengetahui jika anak bungsunya ditemukan meninggal dunia dan berada di RS Bhayangkara Watukosek, Ramlan lantas menyuruh dua orang sopir pribadinya dan Bripka AS yang saat itu sedang berada di rumahnya sendiri di Kecamatan Kraksaan.
"Sepeda motor anak saya dan helmnya itu tetap ada di kos nya dan anak saya sudah semester 3. Kalau dugaan keluarga karena memang ingin menguasai harta, mengingat anak saya ini kayak bendahara keluarga," pungkasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Pembunuhan Mahasiswi UMM di Pasuruan
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Pasuruan
Bripka Agus Sulaeman
Suyitno
Jawa Timur
Meaningful
| Faradila Mahasiswi UMM Sempat Memohon Tak Dibunuh Kakak Ipar, ATM Puluhan Juta Dirampas Bripka Agus |
|
|---|
| Bripka Agus Terancam Hukuman Mati Habisi Nyawa Adik Ipar Mahasiswi UMM, Ambil Uang Korban Rp10 Juta |
|
|---|
| Marahnya Kapolda Jatim dengan Tindakan Bripka Agus Dalangi Pembunuhan Faradila Adik Iparnya, Pecat |
|
|---|
| Kakak Kandung Faradila Mahasiswi UMM yang Tewas Diperiksa, Keluarga Tuntut Bripka Agus Hukuman Mati |
|
|---|
| Polda Jatim Ungkap Motif Bripka AS dan Suyitno Bunuh Faradila Amalia Najwa Mahasiswi UMM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Tersangka-pembunuhan-adik-ipar-FAN.jpg)