Diplomat Kemenlu Tewas di Menteng
Siap Tempuh Langkah Hukum Lain, Keluarga Arya Daru Tak Terima Penghentian Penyelidikan
Kuasa hukum keluarga menolak keputusan tersebut dan menilai masih banyak kejanggalan yang belum diusut, termasuk temuan baru terkait aktivitas korban
Ringkasan Berita:
- Menghentikan penyelidikan kematian diplomat muda Kemenlu Arya Daru Pangayunan karena dinilai tidak ditemukan unsur pidana, Polda Metro Jaya .
- Menilai masih banyak kejanggalan yang belum diusut, termasuk temuan baru terkait aktivitas korban sebelum meninggal, kuasa hukum keluarga menolak keputusan tersebut.
- Pihak kepolisian menyatakan penyelidikan dapat dibuka kembali jika ditemukan bukti baru yang valid.
TRIBUNSUMSEL.COM - Resmi menghentikan proses penyelidikan terkait kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan (ADP), Polda Metro Jaya.
Tertuang dalam Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP2 Lidik) bernomor B/63/I/Res.1.24/2026/Ditreskrimum Polda Metro Jaya tertanggal 6 Januari 2026, penghentian penyelidikan tersebut.
Kuasa Hukum Keluarga Arya Daru, Nicholay Aprilindo menyatakan tidak menerima keputusan SP2 Lidik, menanggapi hal itu.
"Sikap kami ya kami tidak menerima arena itu kan dalam SP2 Lidik itu belum ditemukan adanya peristiwa pidana kalau belum berarti masih dalam penyelidikan belum tuntas kecuali alasannya tidak ditemukan, beda," tuturnya kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).
Nicholay mengatakan tengah menyiapkan langkah hukum sambil berdialog dengan pihak keluarga Arya Daru.
Namun langkah hukum apa yang akan ditempuh masih belum dibeberkan.
"Kami akan menempuh upaya hukum lain yang sedang dirumuskan dengan tim penasihat dan keluarga," urainya.
Menurutnya terdapat banyak kejanggalan yang belum diusut penyelidik termasuk soal check in hotel Arya Daru dengan rekan kerjanya Vara Dwikhandini.
Nicholay mempertanyakan alasan mengapa penyelidik tidak memperdalam temuan baru tersebut.
"Barang bukti sudah cukup lengkap, dengan beberapa kejanggalan khususnya check in itu masuk peristiwa ini, perdalam, kembangkan pemeriksaan ini dgn wanita yg bersama almarhum sebelum dia meninggal," tukasnya.
Dia menyinggung soal kasus kopi sianida yang dikembangkan oleh polisi hingga ke sosok orang terdekat korban.
Nicholay menyebut bahwa pada pertemuan pada 26 November 2025 saat audiensi sudah disepakati penyelidikan tetap dilanjutkan.
Akan tetapi mendadak muncul SP2 Lidik yang membuat pihak keluarga terkejut.
"Harusnya dikembangkan di situ jadi jangan pakai nalar logika sesaat, apa yang dilakukan ini pembangkangan, presiden sudah minta kasus ini diungkap sejelas jelasnya tapi tidak dilakukan ada siapa di balik ini semua? Orang kuat siapa sehingga polisi ketakutan dan berusaha untuk menutupi?" tandas Nicholay.
Nihil Unsur Pidana
| Ini Jawaban Polisi Soal Istri Diplomat Muda Arya Daru Pertanyakan Alat Kontrasepsi Jadi Alat Bukti |
|
|---|
| Ini Alasan Meta Istri Arya Daru Baru Muncul, Ungkap Kondisi Rumah Tangga dan Hubungan dengan Vara |
|
|---|
| Meta Ayu Minta Publik Hentikan Spekulasi Soal Orang Ketiga, Suami Saya Bukan Pria Neko-neko |
|
|---|
| Keluarga Arya Daru Merasa Terancam Terima Simbol Misterius, Kematian sang Diplomat Masih Misteri |
|
|---|
| Respon Polisi Soal Misteri Kasus Kematian Arya Daru, Keluarga Sebut HP Mendiang Tiba-Tiba Aktif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/postingan-terakhir-arya-daru-sebelum-tewas-terlilit-lakban.jpg)