Sejarah, Tema dan Tujuan Peringatan Hari Kesehatan Perempuan Internasional 2026 Diperingati 28 Mei

Tema tahun 2026 menegaskan bahwa kesehatan perempuan adalah kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan, bahkan di tengah berbagai krisis global.

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Tribunsumsel.com
HARI KESEHATAN PEREMPUAN -- Ilustrasi perempuan terkait hari kesehatan perempuan internasional 2026 diperingati pada Kamis 28 Mei 2026. 

TRIBUNSUMSEL.COM --  Setiap tanggal 28 Mei, masyarakat dunia memperingati Hari Kesehatan Perempuan Internasional (International Day of Action for Women’s Health).

Peringatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingatkan seluruh negara bahwa kesehatan perempuan adalah hak asasi manusia yang wajib dipenuhi.

Perempuan berhak memperoleh layanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan terjangkau sepanjang siklus hidupnya, mulai dari masa remaja, usia reproduktif, kehamilan, persalinan, hingga masa menopause dan lanjut usia.

Pada tahun 2026, peringatan ini menjadi semakin relevan. Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, konflik, ketidakpastian ekonomi, dan bencana, jutaan perempuan masih menghadapi hambatan dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Karena itu, Hari Kesehatan Perempuan Internasional 2026 hadir sebagai seruan agar kesehatan perempuan ditempatkan sebagai kebutuhan yang esensial, bukan pilihan.

Sejarah Hari Kesehatan Perempuan Internasional

Hari Kesehatan Perempuan Internasional pertama kali dideklarasikan pada tahun 1987 dalam pertemuan Women’s Global Network for Reproductive Rights (WGNRR) di Kosta Rika.

Jaringan organisasi perempuan dari berbagai negara tersebut sepakat bahwa isu kesehatan perempuan, terutama kesehatan seksual dan reproduksi, harus mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat dunia.

Tanggal 28 Mei kemudian ditetapkan sebagai hari aksi global untuk menuntut pemenuhan hak perempuan atas kesehatan. Sejak saat itu, peringatan ini menjadi wadah advokasi internasional untuk mendorong kesetaraan gender, menghapus diskriminasi dalam layanan kesehatan, serta memperjuangkan hak perempuan untuk menentukan keputusan atas tubuh dan kesehatannya sendiri.

Tema Hari Kesehatan Perempuan Internasional 2026

Pada tahun 2026, tema global yang diusung oleh WGNRR adalah:

“Essential, Not Optional: Strengthening Health Systems to Uphold Health Rights and SRHRJ in Times of Polycrisis.”

Tema ini menegaskan bahwa kesehatan perempuan adalah kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan, bahkan di tengah berbagai krisis global.

Sistem kesehatan harus tetap kuat dalam menjamin hak kesehatan seksual dan reproduksi, memberikan perlindungan bagi kelompok rentan, serta memastikan setiap perempuan dapat memperoleh layanan yang layak dan bermutu.

Tujuan Peringatan Tahun 2026

Peringatan Hari Kesehatan Perempuan Internasional 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan perempuan sebagai hak dasar. Selain itu, peringatan ini juga mendorong pemerintah untuk memperkuat sistem kesehatan, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan akses layanan kesehatan reproduksi, menghapus stigma terhadap isu-isu kesehatan perempuan, dan memperluas investasi dalam pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Nilai-Nilai yang Diusung

Hari Kesehatan Perempuan Internasional membawa sejumlah nilai penting, yaitu kesetaraan, keadilan, martabat, akses universal, dan pemberdayaan. Setiap perempuan, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, atau tempat tinggal, berhak memperoleh layanan kesehatan yang setara. Tubuh perempuan harus dihormati, dan perempuan harus memiliki pengetahuan serta kekuatan untuk mengambil keputusan terbaik terkait kesehatannya.

Fakta Kesehatan Perempuan di Dunia

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 287.000 perempuan meninggal akibat komplikasi kehamilan dan persalinan pada tahun 2020. Artinya, satu ibu meninggal hampir setiap dua menit. Sebanyak 95 persen dari kematian tersebut terjadi di negara berpendapatan rendah dan menengah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved