Sejarah, Makna dan Tema Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional 2026 Diperingati 8 Mei

Tema ini menegaskan bahwa di tengah konflik, bencana, dan krisis kemanusiaan, selalu ada individu yang memilih untuk berdiri di sisi kemanusiaan

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel.com/qwenAI
PALANG MERAH -- Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, diperingati setiap tanggal 8 Mei, sejarah dan tema. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Setiap tanggal 8 Mei, dunia memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional sebagai momentum untuk menghargai dedikasi para relawan dan pekerja kemanusiaan yang tanpa lelah membantu sesama.

Tahun 2026 ini peringatan kembali menjadi pengingat kuat bahwa nilai kemanusiaan tetap harus dijunjung tinggi di tengah berbagai krisis global yang ada.

Sejarah Hari Palang Merah Internasional/Hari Palang Merah Sedunia

Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional diperingati setiap 8 Mei, diambil dari tanggal kelahiran tokoh kemanusiaan  Henry Dunant yakni 8 Mei 1828.  Henry Dunant dikenal sebagai Bapak Palang Merah Sedunia.

Dikutip dari laman icrc.org, Henry Dunant adalah pengusaha dan aktivis sosial asal Swiss yang mendirikan International Committee of the Red Cross (ICRC) atau Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada tahun 1863.

Henry Dunant tergerak setelah menyaksikan penderitaan korban perang dalam Battle of Solferino di Italia. 
Pengalaman itu mendorongnya menginisiasi gerakan kemanusiaan yang netral dan independen, yang kemudian berkembang menjadi Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

Kini, gerakan ini telah mendunia bahkan Lebih dari 190 perhimpunan nasional di seluruh dunia termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) di Indonesia.

Tema Hari Palang Merah Internasioan Tahun 2026

Tema global untuk tahun 2026 adalah: “On the Side of Humanity” atau Di sisi Kemanusiaan.

Tema ini menegaskan bahwa di tengah konflik, bencana, dan krisis kemanusiaan, selalu ada individu yang memilih untuk berdiri di sisi kemanusiaan, membantu tanpa memandang latar belakang, agama, maupun politik.

Makna Peringatan

Peringatan ini mengandung beberapa makna penting:

1. Menghargai Pengorbanan

Relawan dan pekerja kemanusiaan sering bekerja di wilayah berbahaya—mulai dari zona konflik hingga daerah bencana. Banyak dari mereka mempertaruhkan keselamatan demi menolong orang lain.

2. Menegaskan Nilai Kemanusiaan

Gerakan ini berlandaskan prinsip dasar seperti kemanusiaan, netralitas, kesukarelaan, dan kesatuan.

3. Membangun Solidaritas Global

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved