Khutbah Jumat

Materi Khutbah Jumat tentang Hari Buruh Edisi 1 Mei 2026, Mengandung Pesan dan Ada PDF Disini

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah. Segala puji dan syukur hanya milik Allah swt, Dzat yang telah memberikan kita beragam nikmat sehingg

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel.com
ILUSTRASI KHUTBAH JUMAT - Materi Khutbah Jumat bisa disesuaikan dengan satu moment tertentu. Dan kali ini akan meangkat tentang Peringatan Hari Buruh Nasional 2026. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Jamaah Sholat Jumat bisa mendengarkan materi Khutbah Jumat tentang peringatan Hari Buruh pada 1 Mei 2026.

Adapun materi Khutbah Jumat kali ini menitik beratkan pada kemuliaan bekerja dan keadilan terhadap hak-hak pekerja dalam perspektif Islam.

Berikut sajian selengkapnya materi Khutbah Jumat Hari Buruh Nasional 2026 yang penuh makna.

Teks Khutbah Jumat kali ini bisa diunduh dalam format PDF melalui link tautan di bawah ini.

_____

Materi Khutbah Jumat

"Hari Buruh dan Seruan Keadilan"

Khutbah I
 
إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ اِتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَ أَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَدْ قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى  فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ  اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah

Segala puji dan syukur hanya milik Allah swt, Dzat yang telah memberikan kita beragam nikmat sehingga kita dapat berkumpul menjalankan ibadah shalat Jumat dalam keadaan sehat.
 
Shalawat dan salam, mari kita haturkan kepada junjungan kita, yakni Nabi Muhammad saw, manusia mulia yang telah berdakwah menegakkan panji-panji Islam di seluruh penjuru dunia. Begitu juga para sahabat, kerabat, tabiin dan segenap ulama yang ikut andil dalam meneruskan perjuangan.

Khatib berpesan untuk diri sendiri dan jamaah, mari kita bersama meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt dengan kesungguhan dan jangan sampai kita meninggal, kecuali dalam keadaan muslim. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat Ali ‘Imran ayat 102:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah

Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional. Sebuah momentum penting untuk mengangkat suara mereka yang selama ini menopang perekonomian bangsa namun kerap terpinggirkan.

Dalam struktur masyarakat kita, para buruh seringkali bekerja dalam kondisi tidak layak, bergaji rendah, minim perlindungan, bahkan mengalami ketidakadilan dalam relasi kerja.

Padahal, dalam Islam, keadilan adalah prinsip utama dalam hubungan antarmanusia. Islam bukan hanya memuliakan kerja keras, tapi juga menekankan keharusan menciptakan tatanan sosial yang adil, seimbang, dan melindungi kelompok lemah dari kezaliman struktural.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved