KESEHATAN

Apa Itu CEA, IVA Test, HPV DNA, Macam-macam Jenis Skrining Awal Tes Deteksi Kanker, Ada yang Gratis

Ada beberapa jenis skrining kanker yang dapat dimanfaatkan oleh kita semua sebagai langkah awal mengetahui apakah berpotensi terkena kanker

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
LISMA/GRAFIS/CANVA
SKRINING KANKER -- Ilustrasi peduli kanker, berikut penjelasan tentang CEA, IVA Test, HPV DNA, Macam-macam Jenis Skrining Awal Tes Deteksi Kanker. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Salah satu cara mencegah penyakit kanker, adalah dengan melakukan skiring awal sedini mungkin.

Ada beberapa jenis skrining kanker yang dapat dimanfaatkan oleh kita semua sebagai langkah awal mengetahui apakah berpotensi terkena kanker, meskipun harus dilanjutkan dengan tes-tes berikutnya.

Berikut tribunsumsel.com sajikan beberapa jenis skiring awal kanker yang dapat kita manfaatkan.

A. Skrining Awal dengan Tes Darah (Tumor Marker)

Tumor marker adalah zat (protein/antigen) yang bisa meningkat pada kondisi kanker tertentu.

Jenis-jenisnya:

 

1. Test CEA (Carcinoembryonic Antigen)

Tes CEA (Carcinoembryonic Antigen) adalah pemeriksaan darah untuk mengukur kadar protein penanda tumor (biomarker) yang umum digunakan memantau efektivitas pengobatan kanker serta mendeteksi kekambuhan kanker. 

Tes CEA dapat untuk mengetahui terkait: Kanker kolorektal, paru, payudara, pankreas, hati, tiroid, kanker usus besar dll.


Jika Anda telah didiagnosis menderita kanker yang dapat menyebabkan kadar CEA tinggi, tes CEA dapat membantu penyedia layanan kesehatan Anda mempelajari lebih lanjut tentang kanker Anda dan peluang kesembuhan Anda.

 Tes ini sering digunakan bersamaan dengan tes lain untuk memeriksa apakah pengobatan kanker berhasil.

Tes CEA hanya sebagai skirin awal, dan harus ditindaklanjuti dengan skrining lanjutan.

Hal ini karena:

Jenis kanker yang biasanya menyebabkan kadar CEA tinggi tidak selalu menyebabkannya. Anda dapat memiliki kadar CEA normal meskipun Anda menderita salah satu jenis kanker tersebut.

Banyak masalah kesehatan lain yang bukan kanker dapat menyebabkan kadar CEA yang tinggi, termasuk kondisi tertentu yang memengaruhi hati, pencernaan, atau pernapasan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved