30 Kata-kata Melamar Wanita Kepada Orang Tuanya, yang Sopan, Baik dan Benar
Artikel ini berisi 30 kata-kata melamar wanita kepada orang tuanya, yang sopan, baik dan benar.
TRIBUNSUMSEL.COM - Lamaran juga tanda keseriusan seorang pria terhadap wanita yang dicintai untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan secara sah menurut agama dan Negara.
Kata-kata diucapkan saat lamaran bukan hanya terbatas pada "maukah kau menikah denganku" atau "maukah kau menjadi istriku dan menemani suka dan dukaku" namun banyak kalimat yang dapat digunakan kaum adam untuk melamar wanita pujaannya.
Bagi Anda yang membutuhkan, berikut kata-kata melamar wanita ke orang tuanya secara pribadi maupun saat acara lamaran formal di depan keluarga.
1. Jika allah mengizinkan, saya ingin menjadikan putri bapak/ibu sebagai istri saya, menemani setiap langkah perjuangan saya, menjadi penyejuk hati saya dikala gundah dan menjadi penasihat saat saya melakukan kesalahan, dari awal saya kenal putri bapak/ibu, saya merasa seperti telah menemukan orang yang tepat, sekiranya bapak/ibu menyetujui, saya ingin melamar putri bapak/ibu dan melanjutkan hubungan kami berdua kejenjang pernikahan.
2. Maksud dan tujuan saya datang kesini ingin meminta izin kepada bapak/ibu untuk melamar putri bapak dan menjadikan dia sebagai istri saya. Saya berjanji akan membahagiakan dan memenuhi kebutuhan lahir dan batinnya.
3. Saya ingin menyampaikan ketulusan hati saya bahwa saya mencintai anak bapak, izinkan kehadiran hidup saya mewarnai hidup anak bapak dan izinkan saya mengajak anak bapak kejenjang yang lebih serius dengan menikahinya.
4. Jika tidak keberatan saya ingin putri bapak/ibu menjadi makmum sholat saya, saya ingin putri bapak/ibu mencium tangan saya setelah selesai sholat, serta saya menginginkan dia sebagai istri dan ibu dari anak-anak saya kelak. Bersediakah bapak/ibu menerima lamaran saya?
5. Tanpa ada unsur paksaan, saya izin menyampaikan niat untuk melamar putri bapak. Saya ingin menjalani hidup bersama dengan putri bapak yang saya cintai. Apakah bapak/ibu bersedia menerima lamaran saya?
6. Saya menginginkan putri bapak/ibu menjadi makmum sholat saya, saya ingin putri bapak/ibu mencium tangan saya setelah selesai sholat, serta saya menginginkan dia sebagai istri dan ibu dari anak-anak saya kelak. Bersediakah bapak/ibu menerima lamaran saya?
7. Pak maksud dan tujuan kedatangan saya kesini kali ini ingin meminta izin kepada bapak/ibu untuk melamar putri bapak dan menjadikan dia sebagai istri saya. Saya berjanji akan membahagiakan dan memenuhi kebutuhan lahir dan batinnya. Apakah bapak/ibu berkenan menerima lamaran saya?
8. Jiwaku resah saat tidak mendapati Kamu di sampingku. Namun, galauku semakin menjadi ketika tidak mampu bahagiakanmu. Kamu sadarkan aku bahwa segala bentuk duniawi yang dicari tak ada artinya jika tidak ada Kamu di sisi. Menikahlah denganku, wanitaku!
9. Bisa dibilang saya sudah menunggu waktu-waktu ini sangat lama. Saya butuh waktu cukup lama dan perjuangan yang berat untuk bisa datang ke rumah bapak dan ibu untuk menyatakan maksud dan niat saya mempersunting putri semata wayang ibu dan bapak. Jika saya ditanya, apakah saya sungguh-sungguh dengan maksud saya? Saya akan dengan siap dan tegas menjawab, saya siap dan sungguh-sungguh ingin menikahi putri bapak dan ibu. Jadi, apakah bapak dan ibu memperbolehkan saya untuk menikahi putri bapak dan ibu?
10. Aku sudah menunggu saat ini untuk waktu yang lama. Untuk mengatakan ini, aku butuh banyak waktu. Mempertimbangkan segala hal yang mungkin terjadi. Bermunajat pada Tuhan untuk menentukan pilihan yang paling tepat. Berkali-kali ku tanya pada hatiku sendiri. Sudah tepatkah pilihanku? Dan berkali-kali pula jawabanku tetap sama … itu … Kamu. Will you marry me?
11. Ada nama yang selalu tertulis di dalam hati. tapi, belum tentu ia tertulis di atas buku nikah. Dan aku ingin Kamu tertulis di kedua-nya.
12. Sekian tahun telah kita lewati bersama. Banyak hal juga sudah kita lalui bersama. Tidak mudah sama sekali. Ada banyak ujian dan halangan. Tapi nyatanya kita berdua bisa melaluinya. Segala kesulitan jadi mudah dan enteng bagiku jika bersama kamu. Bolehkah hari ini kamu mempertimbangkan saya sebagai suami kamu? Yang menjaga, merawat, memelihara dan mencintai kamu selalu?
| 35 Ucapan Melamar Wanita untuk Disampaikan Kepada Orang Tuanya, Sopan dan Berkesan |
|
|---|
| Kata-kata Melamar Wanita ke Orang Tuanya Bahasa Sunda, Acara Narosan, Pertemuan Formal Keluarga |
|
|---|
| Kata-kata Melamar Wanita ke Orang Tuanya Bahasa Jawa, Acara Lamaran Formal, Pertemuan Keluarga |
|
|---|
| 10 Kata-kata Melamar Wanita ke Orang Tuanya Acara Lamaran Formal di Depan Keluarga, Diucapkan Pria |
|
|---|
| 20 Contoh Kata-kata Ucapan Saat Melamar Wanita Ke Orangtuanya, Berkesan dan Menyentuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/30-Kata-kata-Melamar-Wanita-Kepada-Orang-Tuanya-yang-Sopan-Baik-dan-Benar.jpg)