Berita Citraland

Banjir Masih Jadi Ancaman, CitraLand Hadir dengan Konsep Kawasan Aman dan Tahan Genangan

Beberapa Titik rawan bajir di kota palembang ini sering terjadi seperti di simpang 5 DPRD, Jalan Veteran, Simpang Polda, Kumbang, Plaju, Basuki Rahmat

Tayang:
Editor: Sri Hidayatun
dokumentasi citraland Palembang
Salah satu kawasan hunian yang menerapkan konsep tata air modern dan ramah lingkungan adalah CitraLand Palembang, proyek prestisius yang dikembangkan oleh Ciputra Group. 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG - Kota Palembang masih dihadapkan pada tantangan klasik banjir dan sistem drainase yang belum optimal. 

Setiap kali curah hujan meningkat, genangan air kerap muncul di sejumlah titik, bahkan di kawasan perumahan yang padat penduduk.

Beberapa Titik rawan bajir di kota palembang ini sering terjadi seperti di simpang 5 DPRD, Jalan Veteran, Simpang Polda, Kumbang, Plaju, Basuki Rahmat, serta beberapa kawasan lainnya.

"Faktor utama penyebab banjir bukan semata curah hujan, melainkan kombinasi antara topografi, sedimentasi, dan sistem drainase yang terkadang mengalami penyumbatan," ujar Kepala Bidang SDAIL Dinas PUPR Kota Palembang, R.A Marlina Sylvia.

Melihat kondisi tersebut, ia juga mengatakan pemerintah Kota Palembang terus berupaya mengoptimalkan pencegahan banjir salah satunya dengan melakukan pemeliharan dan rutinitas pembersihan sampah serta sedimentasi pada saluran air.

“Ada 42 kawasan yang menjadi konsentrasi kami yang terbagi pada jalan protokol maupun kawasan pemukiman penduduk, kami juga terus melakukan pemantauan dan mengambil tindakan pembongkaran terhadap bangunan yang menutupi DAS (Daerah Aliran Sungai) yang sangat jelas menjadi faktor penyebab terjadinya banjir tersebut,” tambah marlina.

Masalah tersebut, lanjutnya, menuntut peran besar juga dari masyarakat dan juga sektor swasta seperti pengembang properti untuk ikut berkontribusi dalam tata kelola lingkungan yang baik.

“Kami mendorong agar setiap pengembang besar memperhatikan desain sistem air hujan dan kolam retensi di setiap kawasan baru. Dengan begitu, kawasan hunian tidak menambah beban banjir bagi kota, bahkan bisa membantu mengendalikannya,” tegas dia.

Baca juga: Kembangkan Konsep Green Property CitraLand Palembang Hadirkan Hunian Ramah Lingkungan di Sumsel

CitraLand Palembang, Contoh Kawasan dengan Sistem Tata Air Terencana.

Salah satu kawasan hunian yang menerapkan konsep tata air modern dan ramah lingkungan adalah CitraLand Palembang, proyek prestisius yang dikembangkan oleh Ciputra Group.

Sejak awal pembangunan, kawasan ini dirancang dengan sistem drainase bertingkat dan kolam retensi internal, memastikan air hujan terserap dan mengalir cepat tanpa menimbulkan genangan.

General Manager CitraLand Palembang, Spiridion Choice, mengatakan bahwa konsep tersebut sudah menjadi standar pembangunan di seluruh proyek Ciputra Group.

“Kami membangun sistem drainase berlapis yang terdiri dari saluran primer, sekunder, dan tersier. Semua diarahkan ke kolam retensi kawasan yang berfungsi menampung sekaligus memperlambat aliran air ke saluran kota,” jelas Dion

Selain itu, kawasan ini memiliki elevasi lebih tinggi dari area sekitar, serta ruang terbuka hijau luas yang berfungsi ganda sebagai area resapan air.

“Tujuan kami bukan hanya menghadirkan rumah yang indah, tapi juga lingkungan yang aman, sehat, dan tahan terhadap perubahan iklim. Karena kenyamanan penghuni dimulai dari rasa aman setiap kali hujan turun,” tambahnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved