Pembunuhan Kacab Bank di Jaktim

5 Daftar Bisnis Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Pernah Beli Helikopter

Menguak deretan bisnis Dwi Hartono (DH) salah satu terduga aktor penculikan dan pembunuhan terhadap Kepala Cabang Kantor

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
Tribun Jambi/HO
DIDUGA OTAK PELAKU - Pengusaha asal Jambi Dwi Hartono terduga otak pelaku penculikan dan Kepala Cabang (Kacab) sebuah Bank BUMN di Cempaka Putih Jakarta, Mohamad Ilham Pradipta (37). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Menguak deretan bisnis Dwi Hartono (DH) salah satu terduga aktor penculikan dan pembunuhan terhadap Kepala Cabang Kantor Pembantu bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta, Muhammad Iham Pradipta. 

Dikenal crazy rich Jambi hingga punya rumah mewah, Dwi Hartono ternyata punya beberapa bisnis.

Bahkan ia pernah mengundang Via Valen saat khitanan anaknya, Wika Salim untuk Reuni SMP 13 Rimbo Bujang. 

DH juga pernah mengundang Ustad Zaky Mirza untuk memberi tausiah bagi warga Rimbo Bujang.

Selain itu, keluarga besar Dwi, termasuk orangtuanya juga memang dikenal sebagai keluarga pengusaha di Kabupaten Tebo. 

Salah satu grosir terbesar yang ada di Pasar Rimbo Bujang merupakan milik keluarga besar Dwi. 

 

RUMAH DIDUGA AKTOR INTELEKTUAL - Penampakan rumah mewah diduga otak pembunuhan Kepala Cabang BRI yang berada di kawasan Kota Wisata, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Senin (25/8/2025).
RUMAH DIDUGA AKTOR INTELEKTUAL - Penampakan rumah mewah diduga otak pembunuhan Kepala Cabang BRI yang berada di kawasan Kota Wisata, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Senin (25/8/2025). (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

 

Baca juga: Kata Mabes TNI Soal Dugaan Oknum Prajurit Terlibat Kasus Pembunuhan Ilham Pradipta Kacab Bank BUMN

Berikut deretan bisnis Dwi Hartono:

1. Coffe Shop, Warnet Hingga Fashion

Dwi Hartono yang merupakan pengusaha sekaligus motivator cukup terkenal di media sosial, diduga menjadi otak pembunuhan kacab Bank BUMN di Jakarta itu.

Lahir di Lahat, Sumatera Selatan, pada 6 Oktober 1985, Dwi Hartono sudah menekuni dunia usaha sejak kuliah.

Ia dikenal memiliki beragam bisnis, mulai dari warnet, rental game, coffee shop, hingga warteg. 

Seiring waktu, ia merambah ke properti, e-commerce, fashion, hingga produk perawatan kulit.

2. Motivator

Dwi dikenal sebagai motivator dan pernah tampil bersama pengacara kondang Hotman Paris saat memberikan beasiswa kepada korban kejahatan di Lampung pada 2024.

3. Pendiri Guruku.com

Ia merupakan pendiri Guruku.com dan aktif berbagi tips bisnis di akun Instagram, TikTok, dan YouTube dengan nama “Klan Hartono”.

PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI) lebih dikenal sebagai platform Guruku.com.

Kedua perusahaan tersebut berkantor di kediaman pribadi Dwi Hartono yang berlokasi di Jalan San Fransisco, Blok Q1, Nomor 9, Kompleks Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Kota Bogor, Jawa Barat.

Guruku.com merupakan platform yang bergerak di bidang pendidikan non formal.

Aplikasinya memberikan layanan pendidikan bagi pelajar, tenaga pendidik, serta pelaku UMKM yang ingin belajar bisnis.

4. PT Mandiri Makmur

Sementara PT Hartono Mandiri Makmur berfokus pada bidang software developments and applications.

5. Youtube

Selain itu, ia dikenal sebagai motivator seperti yang terlihat dari laman akun YouTube milik Dwi Hartono, yang memiliki total 169 ribu subscriber.

 

Pernah Alami Kebangkrutan 

Tribun Jambi pernah mewawancarainya pada 2021. Dalam kesempatan itu, ia bercerita tentang kebangkrutan yang dialaminya pada 2012 hingga menanggung utang sebesar miliaran rupiah. 

"Sembilan tahun yang lalu saya tak punya apa-apa. Tidak punya rumah, mobil bahkan usaha," katanya, waktu itu. 

Ia mengaku harus berusaha keras untuk bangkit dan membayar utang-piutangnya. 

Meski pernah mendapat modal dari orang tua, hal itu justru membuatnya terlena.

Ia sempat membuka berbagai usaha kecil seperti warteg, penyetan, hingga rental PlayStation 2, namun semuanya gagal.

Menurutnya, semangat dan niat lebih penting daripada modal. 

Ia bahkan sempat menggarap proyek reklamasi dengan keuntungan kecil namun berlipat saat dihitung dalam jumlah besar. 

 "1 juta kubik kali 2, dua miliar," ujarnya.

 

Pernah Beli Helikopter

DH juga dikenal sebagai sosok hedon yang penampilannya selalu perlente, mobil mewah, pakaian branded, bahkan ada yang menyebut dia pernah naik helikopter untuk bepergian.

Saat diwawancarai Tribunjambi.com, Dwi Hartono mengaku pernah membeli helikopter.

"Sebenarnya kemarin sudah indent, sudah ngurus perizinan dan segala macam, jadi nanti setelah helipad yang di Rimbo Bujang unit 6 sudah siap berkunjung ke kampung berikutnya biar bisa mendarat di Rimbo Bujang.

Depan Rumah orangtua persis, seluas dua hektare mudah-mudahan teman-teman yang ada di Rimbo Bujang unit 6 bisa membebaskan lahannya," katanya.

Dwi mengatakan dirinya bisa membeli helikopter berawal dari mimpinya.

"Relatif mas, jadi gini saya itu berawal dari mimpi, orang itu ketika punya mimpi harus bisa mengikhtiarkan diri, mimpi itu diikhtiarkan minimal depan istri depan anak, orangtua dan keluarga besar.

Syukur-syukur kalau sudah berani ke masyarakat luas, harapannya dengan kita punya mimpi yang kita ikrar kan alam semesta akan mendukung.

Teman-teman yang positif energi mendukung untuk mendoakan kita, seperti itu.

Kemudian, mimpi yang kita ikhtiar itu juga kita potong menjadi kecil-kecil mas, potong kecil menjadi sebuah rencana yang terukur dan sistematis," katanya.

 

Harga 20 M

Adapun harga helikopter yang dibeli Dwi sekitar Rp20 miliar.

"Sekitar 20 puluh miliyar mas, tadi kalau mas tanya harganya berapa ya relatif, kita mau tipe yang seperti apa mau jenisnya seperti apa mau siternya berapa, yang jelas harga 10 M juga ada 20 M juga ada 100 Milyar juga ada mas tergantung tipe mas," terangnya.


Polisi Benarkan DH Pengusaha

Sementara, polisi membenarkan bahwa DH merupakan Dwi Hartono, salah satu dari empat otak intelektual dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN bernama Mohamad Ilham Pradipta (37). 

“Iya benar (DH adalah Dwi Hartono),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat dihubungi, Selasa (26/8/2025). Ade Ary juga membenarkan bahwa Dwi Hartono merupakan serangan pengusaha bimbingan belajar (bimbel). 

“Enggak tahu (motivator atau bukan). Penyidik tahunya pengusaha,” kata Ade Ary.

 

8 pelaku ditangkap 

Subdit Resmob dan Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menangkap delapan orang yang terlibat dalam kasus ini. Sebanyak tiga pria berinisial AT, RS, dan RAH, ditangkap di sebuah rumah berkelir merah jambu di Jalan Johar Baru III No.42, RT 05/RW 09, Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2025). 

Di hari yang sama, pria berinisial EW ditangkap di Bandar Udara Komodo Nusa Tenggara Timur. 

Mereka adalah pelaku penculikan yang membawa MIP dari area parkir supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).

Sementara, polisi menangkap empat aktor intelektual dalam penculikan dan pembunuhan MIP. Empat orang itu ditangkap Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam operasi terpisah.

Tiga pelaku berinisial DH, YJ, dan AA ditangkap di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8/2025) pukul 20.15 WIB. Sementara pelaku berinisial C diringkus di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Minggu (24/8/2025) pukul 15.30 WIB.

 

Korban Tewas usai diculik

Sebelumnya, Kepala Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN di Cempaka Putih berinisial MIP (37) diculik oleh beberapa orang usai menghadiri rapat bersama rekan kerjanya di Supermarket Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (21/8/2025).

"Korban (diculik) habis meeting kantor, sama teman-teman kantornya juga," ujar Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Charles Bagaisar saat dikonfirmasi, Jumat (22/8/2025). 

Namun setelah menghadiri rapat itu, korban diculik saat berada di area parkir supermarket tersebut. 

Kemudian, jasad kepala cabang bank BUMN itu dibuang di area persawahan Kabupaten Bekasi.

Pelaku mengakui telah menculik Ilham.

“Baru interogasi awal, tetapi mereka sudah mengakui terkait pengambilan atau penculikan korban dari supermarket di Pasar Rebo,” kata Charles.

Saat itu Ilham di Pasar Rebo untuk menghadiri rapat. Namun, ia dan pimpinannya datang menggunakan kendaraan yang berbeda.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, korban terlihat mengenakan kemeja cokelat dan celana panjang krem saat berada di parkiran.

Ia tampak menutupi kepalanya dengan tangan kiri karena rintik hujan.

Kemudian, ia berjalan menuju mobil hitam. 

Namun saat hendak membuka pintu mobil, Ilham langsung disergap dua orang yang keluar dari mobil di sebelahnya.

Ilham tampak memberikan perlawanan, namun usahanya gagal. 

Ia dibawa masuk ke dalam mobil putih yang lalu meninggalkan lokasi.

Saksi lain sempat curiga dan menyadari Ilham dibawa oleh mobil putih.

Namun, mobil pelaku berhasil melarikan diri keluar dari supermarket.

Belakangan diketahui bahwa korban ditemukan tewas di Kampung Karangsambung, RT 8/RW 4, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8/2025), sekitar pukul 05.30 WIB. 

Benar ditemukannya mayat seorang laki-laki di Kampung Karangsambung," ujar Kapolsek Serang Baru AKP Hotma Sitompul di lokasi, Kamis. 

Mayat itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah menggembala sapi di area persawahan. 

Saat ditemukan, warga melihat mayat itu kondisi tangan dan kaki terikat, serta mata terlilit lakban. 

"Kondisi korban saat itu dilakban di bagian matanya dan diikat di kaki dan tangan," ucap Hotma.

Setelah temuan tersebut, warga kemudian langsung melapor ke perangkat desa dan aparat kepolisian setempat.

Selanjutnya, petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan mayat dengan kondisi tubuh penuh luka lebam. 

"Untuk kondisi korban terdapat beberapa luka lebam di bagian tubuhnya," ungkap Hotma. 

Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigadir Jenderal Pol Prima Heru menyebut MIP tewas akibat hantaman benda tumpul di bagian dada dan leher sehingga kekurangan oksigen.

“Kemungkinan ada tekanan pada tulang leher dan dada (akibat hantaman benda tumpul) yang menyebabkan dia (korban) kesulitan bernapas," ujar Prima, Jumat (22/8/2025).

Pihak kepolisian juga tengah dalam proses pemeriksaan toksikologi untuk mengetahui kemungkinan adanya racun dalam tubuh MIP.

Sebagian artikel tayang di Tribunjambi.com dengan judul Dwi Hartono si Flamboyan asal Rimbo Bujang Tebo Diduga Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN

 

(*)

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved