Guru dan OB di Palembang Pingsan
Ratu Dewa Turun Tangan, Minta 3 OPD Selidiki Viral OB Pingsan Usai Cekcok VS Kepsek SDN 58 Palembang
Wali Kota Palembang Ratu Dewa langsung turun tangan meminta 3 OPD menindaklanjuti viral cekcok yang melibatkan kepala SDN 85 Palembang.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Wali Kota Palembang Ratu Dewa langsung turun tangan meminta 3 organisasi Perangkat Daerah (OPD) menindaklanjuti viral cekcok yang melibatkan kepala SDN 85 Palembang.
Dalam video beredar, seorang OB (Office Boy), tergeletak pingsan diduga setelah cekcok dengan kepsek SDN 85 Palembang.
"Saya sudah perintahkan inspektur (inspektorat) untuk cek, dan di BAP bersama BKPSDM dan Disdik, " kata Dewa, Selasa (5/8/2025).
Dewa sendiri belum bisa memastikan apakah benar atau tidak, apa yang menjadi viral di video itu. Namun pastinya, jika terbukti bersalah akan ada sanksi yang diberikan.
"Kita harap hal- hal seperti itu tidak terjadi, dan bisa diselesaikan segera, " harapnya.
Sebelumnya, video insiden keributan di SDN 85 Palembang yang terletak di Jalan Mojopahit Tuan Kentang, Kecamatan SU I, Palembang viral di sosial media.
Baca juga: Viral Video Guru dan OB di Palembang Pingsan Usai Cekcok dengan Kepsek, Disdik Tunggu Informasi
Dalam video viral berdurasi 60 detik ini terlihat seorang diduga korban berstatus OB (Office Boy), tergeletak pingsan di salah satu rumah di sekolah tersebut.
Terdengar juga suara keras yang diduga suara dari kepala sekolah SDN 85 Palembang.
Dalam video yang diposting, disebutkan kepala sekolah SDN 85 Palembang sering melakukan kekerasan verbal seperti mengucilkan bahkan membentak guru dan office boy (OB) di sekolah yang beralamat di Jalan Mojopahit Tuan Kentang, Kecamatan SU I, Palembang tersebut.
Selain itu, informasi juga menyebut banyak kejanggalan yang terjadi di sekolah, mulai dari penyelewengan dana BOS, pemotongan honor, hingga memasukkan nama kerabat dalam absensi padahal yang bersangkutan tidak pernah bekerja di sekolah.
Klarifikasi Kepsek
Kepala Sekolah SDN 58 Palembang, Usta mengatakan sebelum peristiwa itu terjadi, pihak sekolah sedang melakukan rapat internal sekolah.
"Ya saat itu kita sedang melakukan rapat internal sekolah, ' ucap Usta kepada Sripoku.com.
Nah saat rapat digelar, lanjutnya, ketika dirinya menerangkan materi dalam rapat tersebut dan menjelaskan, pembicaraan langsung di potong oleh Ob yakni Siti Mariam.
"Oleh itulah saya marah karena penjelasan saya dipotong. Namun bukan membentak Siti, itu Idaklah benar, "tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ratu-Dewa-Turun-Tangan-Soal-Viral-OB-Pingsan-Diduga-Cekcok-dengan-Kepsek-SDN-58-Palembang.jpg)