HUT ke 80 RI

Jadwal 'Pacu Jalur' Bidar Saat HUT ke 80 RI, Ratu Dewa Ingin Ada Peserta Dari Palembang

Ia menilai tahun lalu begitu krodit pelaksanaanya, dan saat pelaksanaan masih banyak perahu ketek yang melintas.

Tayang:
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunsumsel.com
BIDAR PALEMBANG - Peserta Bidar Tahun Lalu (Kiri) dan Walikota Palembang, Ratu Dewa (Kanan). Jadwal 'Pacu Jalur' Bidar Saat HUT ke 80 RI, Ratu Dewa Ingin Ada Peserta Dari Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Walikota Palembang Ratu Dewa mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tetap akan melaksanakan Lomba 'Pacu Jalur' Bidar Tradisional yang kembali digelar di Sungai Musi untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.

Meski begitu Dewa berharap, pelaksanaan kedepan lebih baik lagi dari sebelumnya, yang selama ini dinilai kepanitian dianggap tidak maksimal menyiapkannya dan tidak tertib masyarakat menyaksikannya. 

"Saya sudah minta Sekda (Sekretaris Daerah) untuk rapatkan minggu- minggu ini dan nanti memang tertib, saya tidak main terjadi seperti tahun lalu,' Kata Dewa. 

Ia menilai tahun lalu begitu krodit pelaksanaanya, dan saat pelaksanaan masih banyak perahu ketek yang melintas.

"Tahun lalu saya lihat, disatu sisi ada peserta Bidarnya jalan, namun jetfoil dan ketek masih lalu lalang. Inikan soal keamanan dan keselamatan, sehingga saya minta dikoordinasikan betul, " jelasnya. 

Selain itu, Ratu Dewa juga berharap pacu Jalur Bidar itu, Palembang tidak menjadi penonton dirumah sendiri, karena sering tidak ikut menjadi peserta dan jadi juara. 

"Terus kepesertaannya, selama ini kita mengundang pihak luar di kabupaten kota ikut kita sendiri tidak ikut. Nah, saya minta Palembang harus hadir dan ikut jadi peserta, terserah pembagiannya apa per kecamatan, OPD, yang penting Palembang memeriahkan dan berpartisipasi. Apalagi inikan event agenda nasional dan juga beberapa pihak BUMN, swasta cukup antusias mengikuti Bidar ini, " tandasnya. 

Disinggung apakah nanti dalam lomba Bidar itu akan ada hal spesial yang baru, orang nomor satu di kota pempek itu belum bisa memastikannya, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. 

"Belum tahu (yang spesial), karena Sekda lagi di kementerian Kebudayaan, dan minggu depan saya paparan di kementerian Pariwisata, karena berberkaitan khusus dengan masalah Bidar nanti juga dibahas, " tandasnya. 

Baca juga: Jadwal Bidar Palembang Saat HUT ke 80 RI, Digelar 17 Agustus 2025 Setelah Upacara Bendera

Baca juga: Sungai Musi Bergemuruh, Jembatan Musi 6 Jadi Panggung Raksasa Untuk Nonton Lomba Bidar di Palembang

Sekedar informasi, semangat kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Palembang akan kembali disambut dengan gemuruh dayung dan sorak-sorai masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Sulaiman Amin, mengungkapkan bahwa lomba bidar tradisional ini bukan hanya sekadar agenda tahunan Pemkot, tetapi juga telah menjadi kalender event nasional Kementerian Pariwisata RI sejak tahun 2024.

"Iya jadi agenda rutin dan tahun ini kembali digelar lagi," kata Sulaiman Amin pada Jumat (18/7/2025Lomba bidar dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus, tepat setelah upacara bendera, untuk semakin menyemarakkan momen peringatan HUT RI.

Festival ini memiliki tujuan mulia, yaitu melestarikan budaya sungai, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata, mengangkat kembali marwah Kota Palembang, serta mempublikasikan daya tarik kota agar menarik minat wisatawan berkunjung.

Selain lomba bidar tradisional, Pemkot Palembang juga akan mengadakan lomba perahu hias. Tahun lalu, lomba ini berhasil menarik sekitar 40-an partisipan dari berbagai BUMD, BUMN, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Palembang.Untuk memotivasi peserta, total hadiah puluhan juta rupiah telah disiapkan. Khusus untuk juara pertama lomba bidar, hadiah fantastis senilai Rp25 juta menanti.

Dinas Pariwisata pun telah membuka pendaftaran bagi siapa saja yang ingin mengikuti lomba bidar tradisional di Benteng Kuto Besak (BKB) agar peserta bisa mempersiapkan diri jauh-jauh hari.

Diharapkan jumlah peserta bidar tahun ini akan lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang tercatat 12 peserta dari BUMD, BUMN, dan kabupaten/kota lainnya.Namun, di balik tingginya antusiasme masyarakat untuk ikut serta, Sulaiman Amin mengakui adanya tantangan besar: keterbatasan ketersediaan perahu bidar.

"Sebenarnya animo masyarakat untuk ikut lomba Perahu Bidar Tradisional ini sangat tinggi. Hanya saja ketersediaan perahu Bidar yang sangat terbatas," jelas Sulaiman.Dari 20 buah perahu yang sebelumnya ada, kini hanya tersisa 9 perahu bidar yang dimiliki oleh komunitas dan masyarakat.

Sisanya rusak dan usang dimakan usia. Peremajaan perahu bidar juga menjadi kendala karena sulitnya mencari pohon besar dan panjang yang utuh, sebab perahu bidar harus dibuat dari satu pohon tunggal, bukan sambungan.

Perahu bidar memerlukan pohon kokoh sepanjang 30 meter yang mampu menampung 57 orang pendayung, siap menaklukkan rute ratusan meter melawan derasnya arus Sungai Musi di sekitar Jembatan Ampera.

Meski demikian, semangat untuk melestarikan tradisi dan memeriahkan HUT RI tak padam.

Pemkot Palembang berharap lomba bidar tahun ini akan tetap berjalan sukses dan menjadi daya tarik utama perayaan kemerdekaan di Bumi Sriwijaya.

 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved