HUT ke 80 RI
Jadwal Bidar Palembang Saat HUT ke 80 RI, Digelar 17 Agustus 2025 Setelah Upacara Bendera
Pemkot Palembang memastikan kembali akan menggelar lomba bidar tradisional memeriahkan HUT RI 17 Agustus mendatang.
Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemkot Palembang memastikan kembali akan menggelar lomba bidar tradisional memeriahkan HUT RI 17 Agustus mendatang.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan, lomba bidar tradisional ini bukan cuma jadi agenda tahunan pemkot saja tapi juga sudah kalender event nasional kementerian Pariwisata RI.
Perahu Bidar Tradisional yang rutin dilaksanakan setiap HUT RI ini sejak 2024 menjadi event nasional yang masuk ke dalam kalender pariwisata.
"Iya jadi agenda rutin dan tahun ini kembali digelar lagi," kata Sulaiman Amin, Jumat (18/7/2025).
Bidar akan digelar pada 17 Agustus usai upacara bendera agar pas momennya memeriahkan HUT RI.
Festival Bidar ini ditujukan untuk melestarikan budaya sungai, pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata, mengangkat kembali marwah Kota Palembang, mempublish kembali daya tarik Kota Palembang sehingga bisa menarik minat wisatawan berkunjung ke Palembang.
Selain lomba bidar tradisional, Pemkot Palembang juga menggelar lomba perahu hias yang tahun lalu diikuti sekitar 40an perahu dari BUMD, BUMN, dan OPD di lingkungan Pemkot Palembang.
Lomba ini akan memenangkan hadiah total puluhan juta sebab juara pertama lomba bidar berhadiah Rp 25 juta.
Baca juga: Sungai Musi Bergemuruh, Jembatan Musi 6 Jadi Panggung Raksasa Untuk Nonton Lomba Bidar di Palembang
Baca juga: Jadwal Lengkap Lomba Bidar dan Perahu Hias Palembang 29-31 Agustus 2024, Lebih Besar dan Meriah
Dinas Pariwisata membuka pendaftaran bagi siapa saja yang ingin ikut lomba lomba bidar tradisional di BKB agar bisa mempersiapkan diri jauh hari.
Diharapkan jumlah peserta bidar tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang tercatat 12 peserta dari BUMD, BUMN, dan kabupaten kota lainnya.
Amin mengatakan sebenernya animo masyarakat untuk ikut lomba Perahu Bidar Tradisional ini kata Sulaiman sangat tinggi.
Hanya saja ketersediaan perahu Bidar yang sangat terbatas.
Saat ini saja hanya ada 9 buah perahu Bidar yang dimiliki oleh komunitas dan masyarakat.
Dari sebelumnya ada 20 buah perahu, sekarang hanya 9 perahu, sisanya rusak usang dimakan usia, sementara peremajaan hingga saat ini belum ada karena sulitnya peremajaan sebab diperlukan pohon besar dan panjang karena perahu bidar harus dibuat dari satu pohon utuh bukan pohon sambungan.
"Bidar memerlukan pohon kokoh sepanjang 30 meter yang muat untuk 57 orang pendayung, Perahu yang mampu melalui rute ratusan meter dengan melawan derasnya arus air Sungai Musi di sekitar Jembatan Ampera," jelasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
56 Peserta Ikut Lomba Balap Ketek di Sekayu, Bupati Sebut Warisan Budaya yang Harus Dilestarikan |
![]() |
---|
HUT ke-80 RI, Pemprov Sumsel Gelar Sejumlah Lomba Tradisional di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang |
![]() |
---|
15 Tim Ikuti Lomba Perahu Bidar di Sungai Sungsang Banyuasin Meriahkan HUT ke 80 RI, Warga Antusias |
![]() |
---|
Noval dan Putu Elysa Paskibra Nasional 2025 Asal Sumsel Tiba di Palembang, Dapat Sambutan Hangat |
![]() |
---|
Daftar Pemenang Lomba Perahu Bidar di Sungai Komering, Tim Desa Lubuk Dalam Jadi Juara Bertahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.