Berita Pali
Curhat Kepsek, Chromebook di Sekolah Pelosok PALI Sumsel Belum Efektif Imbas Jaringan Internet Lemah
Sekolah di pedalaman Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel bergelut dengan persoalan Chromebook yang terkendala jaringan internet.
Penulis: Apriansyah Iskandar | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Kondisi dua sekolah di PALI ini mencerminkan masalah yang lebih luas, digitalisasi pendidikan yang berjalan tanpa kesiapan infrastruktur dasar.
Program bantuan Chromebook memang menyasar pemerataan akses teknologi.
Namun di wilayah dengan jaringan internet lemah dan listrik tak stabil, perangkat justru jadi setengah fungsional.
Sementara sekolah-sekolah di kota besar sudah memanfaatkan Chromebook untuk pembelajaran hybrid, kelas virtual, bahkan coding dasar.
Sekolah di pelosok seperti PALI masih bergumul dengan dasar, bagaimana menyalakan perangkat, ataupun saat listrik padam dan sinyal putus-nyambung.
“Anak-anak desa juga berhak kenal teknologi. Tapi kalau kami hanya dapat perangkat tanpa dukungan jaringan, akhirnya tidak jauh beda dari sekadar laptop mati,” ucap Susi.
Meski program ini kini tercoreng oleh dugaan korupsi ratusan miliar rupiah, para kepala sekolah dari dua sekolah di Kecamatan Penukal Utara itu memilih bersikap netral dan tak mau berkomentar lebih jauh.
“Kami tidak ikut menilai proses pengadaan di atas. Tugas kami memanfaatkan sebaik mungkin yang sudah ada, meskipun belum maksimal,” ujar Apri.
Baik SDN 9 maupun SMPN 2 Penukal Utara sepakat, program digitalisasi pendidikan sangat penting.
Namun pelaksanaannya tak bisa setengah jalan.
Mereka berharap pemerintah tak hanya menyalurkan Chromebook, tapi juga menambah jumlah perangkat sesuai kebutuhan siswa.
Selain itu, harus didukung dengan meningkatkan akses jaringan internet di daerah, memberikan pelatihan dan pendampingan teknis bagi guru dan menyediakan solusi saat listrik padam atau koneksi terputus.
"Jangan sampai digitalisasi hanya indah di proposal, tapi mandek di lapangan," pungkas Susi.
Program digitalisasi sekolah melalui Chromebook seharusnya menjadi lompatan besar pendidikan Indonesia.
Tapi tanpa infrastruktur pendukung, itu hanyalah lompatan setengah jalan.
| Sempat Hilang, Dua Bocah Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Sungai Koteng PALI, Warga Panik |
|
|---|
| Pilu Remaja di PALI Tubuh Kurus Digerogoti Kanker Paru-paru, Bersama Ibu Tinggal di Gubuk Terpal |
|
|---|
| Sempat Coba Kabur, Pemuda Bawa Paket Sabu di Perbatasan Muara Enim-PALI Ditangkap Polisi |
|
|---|
| UMKM Kerupuk Ubi di Tanah Abang PALI Terus Berkembang, Jadi Andalan Penggerak Ekonomi Warga |
|
|---|
| Pria Lansia di PALI Ditangkap Saat Hendak Transaksi Sabu, Polisi Sita 60 Paket Siap Edar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Chromebook-di-Sekolah-Pelosok-PALI-Belum-Efektif-Akibat-Jaringan-Internet-Lemah.jpg)