Arti Bahasa Arab

Pengertian Idgham, Idgham Bighunah, Bilaghunnah, Mutamatsilain, Mutajanisain & Idgham Mutaqaribain

Selain idgham bighunnah dan idgham bilaghunnah terdapat juga idgham mutamatsilain, idgham mutajanisain dan idgham mutaqaribain. 

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
MACAM-MACAM IDGHAM -- Ilustrasi belajar membaca Alquran, berikut pengertian Idgham, Idgham Bighunah, Bilaghunnah, Mutamatsilain, Mutajanisain & Idgham Mutaqaribain. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Ilmu tajwid adalah ilmu yang berkaitan dalam mempelajari dan membaca Alquran yang berbahasa Arab.

Banyak hukum-hukum dalam membaca huruf dan tajwid yang perlu dipelajari, salah satu hukum penting dalam tajwid adalah hukum bacaan idgham.

Berikut pengertian idgham dan macam-macam idgham, yaitu Idgham Bighunah, Bilaghunnah, Mutamatsilain,  Mutajanisain dan Idgham Mutaqaribain, beserta penjelasan dan contohnya.


Pengertian Idgham
Idgham secara harfiah berarti memasukkan atau melebur.

Sementara pengertian idgham secara istilah adalah meleburkan nun mati (نْ) atau tanwin (ـًـــٍـــٌ) menjadi satu huruf bertasydid apabila bertemu dengan salah satu huruf idgham.

Ada enam huruf idgham yang dimaksud adalah lam (ل), ra (ر), wau (و), mim (م), nun (ن), ya (ي).

Tujuan utama dari hukum bacaan idgham adalah untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam melafalkan kata-kata yang mengandung kombinasi huruf-huruf tersebut.


Dengan menggabungkan suara kedua huruf tersebut, maka pengucapan kata-kata dalam Al Quran akan terdengar lebih teratur.

Macam-Macam Idgham dan Contohnya

Bacaan idgham terbagi menjadi dua jenis, yaitu idgham bighunnah dan idgham bilaghunnah.

Kedua hukum bacaan ini memiliki perbedaan pada cara membacanya.

Berikut penjelasan serta contoh bacaan dari kedua jenis Idgham tersebut, menurut buku Metode Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (2020) oleh Mursal Aziz dan Zulkipli Nasution.


Idgham bighunnah
Idgham bighunnah merupakan hukum bacaan Al Quran yang cara membacanya dilakukan dengan dengung (ghunnah) apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu dari empat huruf idgham bighunnah, yaitu wau (و), mim (م), nun (ن), ya (ي).

Pada kondisi ini, nun mati atau tanwin wajib dibaca berdengung dengan meleburkan suara ke dalam huruf setelahnya.

Perlu diingat bahwa hukum bacaan idgham bighunnah hanya berlaku ketika huruf tersebut bertemu dalam dua kata terpisah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved