Sidang TNI Tembak Mati Polisi Lampung
Tewas Ditembak Kopda Bazarsah Saat Gerebek Sabung Ayam, Peluru Tembus Bibir Briptu Anumerta Ghalib
Proyektil tersebut tembus melewati gusi sampai ke tulang leher hingga turun ke bawah sampai ke tulang iga ketiga kanan belakang.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Briptu Anumerta Ghalib yang tewas ditembak Kopda Bazarsah saat menggerebek arena judi sabung ayam di Way Kanan mengalami luka tembak yang tembus dari bibir kiri bawah.
Proyektil tersebut tembus melewati gusi sampai ke tulang leher hingga turun ke bawah sampai ke tulang iga ketiga kanan belakang.
Hal tersebut disampaikan ahli forensik dokter Chatrina Andriyani saat memberikan keterangan di sidang lanjutan kasus penembakan polisi dengan Kopda Bazarsah di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Senin (7/7/2025).
"Untuk awal masuk, luka bagian atas di daerah otot bibir kena bagian gusi dan tulang lidah, lalu ke rongga mulut sampai ke tulang leher depan, tulang dasar otak. Lalu bersarang di tulang iga tiga dan empat belakang bawah sebelah kanan," ujar dokter Chatrina.
Baca juga: Tangis Keluarga Dengar Aipda Anumerta Petrus Ditembak Dari Jarak 30-60 CM, Peluru Tembus ke Otak
Baca juga: Saksi Ahli Sebut AKP Anumerta Lusiyanto Alami Luka Tembak Jarak Jauh, Proyektil Tak Menembus Tubuh
Proyektil yang menembus itu membuat bekas saluran tembakan sepanjang 19 cm dengan kemiringan turun sekitar 25 derajat.
"Panjang luka di dalam membuat seperti saluran sepanjang 19 cm, itu dari bawah bibir sebelah kiri sampai ke tulang iga ketiga dan keempat kanan di bagian belakang," katanya.
Menanggapi hal itu, kuasa hukum keluarga korban Putri Maya Rumanti SH mengatakan, keterangan terdakwa Kopda Bazarsah di dalam dakwaan menyebut kalau ia menembak Ghalib dengan posisi tiarap.
Hal tersebut menurutnya adalah kebohongan terdakwa, sebab pada keterangan ahli forensik luka Ghalib justru tembus turun ke bawah.
"Sudah jelas dia menembak dengan posisi berdiri, masa menembak dari bawah (proyektil) tembusnya ke bawah juga?. Gak masuk akal, dia bukan sniper berarti ada kebohongan terdakwa. Kalau terdakwa nembak Ghalib tiarap harusnya peluru mengarahnya ke atas," kata Putri.
Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung Dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
| Besok Sidang Vonis Kasus Penembakan 3 Anggota Polisi Negara Batin, Berikut Kronologis Kasusnya |
|
|---|
| Kopda Bazarsah Was-was Jelang Putusan, Berharap Vonis Hakim Lebih Ringan |
|
|---|
| Pomdam Kerahkan Kekuatan Maksimal Amankan Sidang Vonis Bazarsah Besok |
|
|---|
| Begini Suasana Doa Bersama dan Takziah di Rumah AKP Lusiyanto Jelang Vonis Bazarsah |
|
|---|
| 'Kami Yakin Ada Keadilan' Keluarga Polisi Tewas Ditembak Gelar Doa Bersama, Vonis Kopda Bazarsah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Tewas-Ditembak-Kopda-Bazarsah-Saat-Gerebek-Sabung-Ayam-Peluru-Tembus-Bibir-Briptu-Anumerta-Ghalib.jpg)