Berita Viral

Jadi Korban KDRT, Istri di Bekasi Ngadu ke Damkar, Ini Kata Polisi Soal Dugaan Kasus Tak Ditanggapi

D mengaku terpaksa mengadu ke damkar karena dirinya frustasi, bahkan sempat berniat bunuh diri akibat laporannya tak ditindaklanjuti. 

Editor: Weni Wahyuny
ACHMAD NASRUDIN YAHYA/KOMPAS.com
KORBAN KDRT NGADU KE DAMKAR - Seorang ibu rumah tangga di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, berinisial D (26) mengadu ke petugas pemadam kebakaran (damkar) usai laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya tak kunjung ditindaklanjuti kepolisian. 

"Sebetulnya kami sudah menangani dari awal, itu dibuatkan laporan polisi. Jadi kita sudah menangani," jelas dia. 

Hingga kini, polisi sudah memintai keterangan dari korban. 

Kepolisian juga masih mendalami informasi terkait kaburnya suami korban yang berinisial I, dan juga menjadi terlapor dalam kasus ini.

"Itu masih dalam pendalaman oleh tim penyidik," tambah Suparyono. 

D mengadu ke petugas Damkar karena merasa laporannya tak kunjung ditindaklanjuti oleh polisi. 

Dalam kondisi frustrasi, korban mengaku sempat ingin bunuh diri akibat tekanan mental yang dialaminya. 

Aduan tersebut disampaikan melalui call center Damkar 112 pada Selasa, pukul 06.30 WIB. 

Dalam laporannya, korban menyebutkan hendak mengakhiri hidup karena depresi. 

Laporan kasus KDRT yang dialaminya telah teregistrasi dengan nomor LP/B/1397/VI/2025/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA, tertanggal 20 Juni 2025.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Laporan Tak Ditindaklanjuti Polisi, Korban KDRT di Bekasi Ngadu ke Damkar" dan "Polisi Buka Suara soal Ibu Muda Korban KDRT di Bekasi yang Mengadu ke Damkar"

Baca berita lainnya di Google News

Bergabung dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved