Berita Ogan Ilir
Akibat Tanah Longsor di Sungai Ogan, Belasan Rumah Warga Desa Serijabo OI Terancam Ambruk
Sejumlah rumah di Desa Serijabo, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, terancam ambruk akibat tanah longsor di pinggiran sungai.Diketahui rumah-rumah te
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Sejumlah rumah di Desa Serijabo, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, terancam ambruk akibat tanah longsor di pinggiran sungai.Diketahui rumah-rumah tersebut berdiri di atas tanah persis di bibir jurang dekat Sungai Ogan.
Menurut keterangan warga, tanah longsor akibat tergerus aliran sungai yang deras."Apalagi beberapa hari terakhir hujan cukup deras. Aliran sungai juga deras dan semakin menggerus tanah," kata seorang warga Serijabo bernama Rahmat kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Sabtu (21/6/2025) petang.
Rahmat mengungkapkan, rumah warga terancam ambruk diantaranya di Dusun II Desa Serijabo.Bahkan saat ini ada dua rumah yang dikosongkan karena bagian belakang bangunan mulai ambles."Kalau di Serijabo ini ada belasan rumah yang terancam ambruk dan ada dua yang paling parah. Karena memang tanah di dasar sungai terkikis terus," ungkap Rahmat.
Pria yang bekerja sebagai nelayan ini juga mengaku kediamannya ikut terancam ambruk. Meskipun jarak rumahnya tak terlalu dekat dari bibir jurang sungai, Rahmat mengaku sedang mempersiapkan pembangunan rumah baru.
"Khawatir takutnya sewaktu-waktu rumah ambruk. Jadi saya bangun rumah di atas tanah yang lebih aman," tuturnya.
Merespon hal ini, aparat kepolisian dalam hal ini Polsek Tanjung Raja yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Sungai Pinang berkoordinasi dengan BPBD. Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin mengatakan, untuk rumah yang mulai ambruk telah dipasang garis polisi.
"Belum lama ini kami menemukan sebuah rumah di Serijabo yang salah satu pondasinya kehilangan pijakan akibat longsor tersebut. Jarak antara rumah dengan tepi sungai juga sangat dekat, sekitar 1 meter," ungkap Zahirin dihubungi terpisah.
Dilanjutkannya, potensi longsor susulan bisa terjadi mengingat curah hujan masih sangat tinggi. "Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika terdapat tanda-tanda kerusakan tanah di sekitar tempat tinggal mereka," pesan Zahirin.
| Buat Resah! Kawasan Kampus Universitas Sriwijaya di Indralaya Rawan Kasus Curanmor |
|
|---|
| 2 Kali Ambruk, Pembangunan Jembatan Kandis Ogan Ilir Perlu Dana Rp30 M, Kini Akses Warga Putus Total |
|
|---|
| Pinjam Truk Fuso Operasional Perusahaan, 2 Pegawai di Ogan Ilir Ini Malah Curi Sparepartnya |
|
|---|
| Warga Ogan Ilir Ngeluh, Truk Pengangkut Pasir Tak Tutup Muatan Dengan Terpal, Ganggu Para Pengendara |
|
|---|
| Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Burai Ogan Ilir, Tutup Badan Jalan Hingga Arus Listrik Terganggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kondisi-di-pinggir-Sungai-Ogan-wilayah-1.jpg)