Berita Sriwijaya FC

Manajemen Sriwijaya FC Tegaskan Sumsel United Bukan Ancaman, Minta Pemprov Adil Soal Sponsor

Manajemen Sriwijaya FC menegaskan tak menganggap kemunculan Sumsel United sebagai ancaman meski sama-sama berstatus tim sepakbola di Sumatera Selatan

Penulis: Angga Azka | Editor: Shinta Dwi Anggraini
SRIPOKU/ANGGA AZKA/SYAHRUL HIDAYAT
SRIWIJAYA FC -- Manajemen Sriwijaya FC, Anggoro Prajesta dan Launching Logo Sumsel United yang dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru beberapa waktu lalu. Anggoro berharap agar pemprov tidak hanya merekomendasikan Sumsel United ke sponsor, namun juga dapat merekomendasikan Sriwijaya FC demi kemajuan kedua tim sepakbola di Sumsel tersebut. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Manajemen Sriwijaya FC menegaskan tak menganggap kemunculan Sumsel United sebagai ancaman meski sama-sama berstatus tim sepakbola di Sumatera Selatan (Sumsel). 

Pernyataan ini disampaikan untuk menjawab polemik dalam sepakbola Sumsel sejak tim Sumsel United muncul baru-baru ini. 

Direktur Olahraga (Sporting Director), Anggoro Prajesta, mengungkapkan, sebagai kakak tertua dari semua klub di Sumatera Selatan, Sriwijaya FC siap berkolaborasi demi meningkatkan sepakbola di Sumsel. 

"Kita siap untuk berkolaborasi untuk bersilaturahmi dalam bentuk apapun demi memajukan sepakbola di Sumatera Selatan," ungkap Anggoro Prajesta, pada Rabu (18/6/2025). 

Anggoro juga mengungkapkan jika munculnya Sumsel United bukanlah suatu ancaman di dalam kompetisi sepakbola apapun bisa terjadi. 

Baca juga: Pemprov Sumsel Disebut Harus Adil Soal Sponsor Bagi Sriwijaya FC dan Sumsel United

Ia akan berfokus dengan apa yang ada di tim Sriwijaya FC untuk mempersiapkan kompetisi liga 2 yang akan di mulai pada September mendatang. 

"Kita akan persiapkan tim Sriwijaya FC untuk kompetisi mendatang," ungkapnya. 

Kemunculan Sumsel United di Sumatera Selatan juga disambut baik oleh manajemen Sriwijaya FC, demi untuk kemajuan sepakbola di Sumsel. 

Tentunya dengan munculnya Sumsel United ini akan menjadi wadah bagi para atlet muda Sumatera Selatan untuk memotivasi diri, bahwa di Sumsel telah memiliki 2 klub yang akan menjadi wadah para para pemain lokal untuk bermain di liga profesional. 

"Pertama kami ucapkan selamat telah berdirinya Sumsel United di Sumatera Selatan, tentunya kita menyambut baik bahwa gegap gempita sepakbola akan kembali lagi di Sumatera Selatan," ucapnya.

Dengan munculnya Sumsel United yang juga menghuni Sumatera Selatan, membuat manajeman Sriwijaya FC yakin persepakbolaan di Sumsel akan semakin maju. 

Namun, kemunculan Sumsel United di Sumatera Selatan tetap menjadi kewaspadaan bagi Sriwijaya FC tertutama masalah sponsor. 

Musim lalu Sriwijaya FC hanya didukung lima sponsor yakni NOX, Cimory, PT PUSRI, BUN, dan Bank Sumsel Babel yang baru bergabung menjelang akhir kompetisi.

Minimnya sponsor membuat manajemen harus merogoh dana pribadi investor untuk operasional klub.

Apalagi kompetisi liga 2 musim 2025/26 akan lebih panjang dengan 27 pertandingan, tentu akan menambah dana bagi Sriwijaya FC

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved