Berita Banyuasin Bangkit
Bupati Askolani Temui Gubernur Sumsel Bahas Dukungan Anggaran & Infrastruktur Pembangunan Banyuasin
Bupati Banyuasin Askolani audiensi ke Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL. COM - Bupati Banyuasin Askolani audiensi ke Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai kondisi keuangan dan rencana renovasi infrastruktur di Kabupaten Banyuasin. Pertemuan penuh keakraban berlangsung di Griya Agung Palembang, Senin 9 Juni 2025.
Di kesempatan itu, Gubernur Herman Deru didampingi Sekda Edward Candra, bersama Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Basyaruddin Akhmad.
Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani sebelumnya menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi daerahnya, terutama terkait keterbatasan anggaran untuk merealisasikan berbagai program pembangunan yang sudah dirancang.
“Kami datang untuk menyampaikan kondisi keuangan daerah yang sedang sulit, sementara ada banyak program pembangunan yang harus segera dijalankan. Kami sangat berharap bantuan dari pemerintah provinsi,” tuturnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel yang bersedia menerima audiensi meski masih dalam suasana libur Idul Adha.
“Alhamdulillah, kami diterima dengan tangan terbuka oleh Pak Gubernur. Meski hari libur, beliau tetap bekerja,” ungkapnya.
Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menyatakan memahami tantangan yang dihadapi para kepala daerah. Ia mengaku pernah menjabat sebagai bupati selama dua periode, sehingga memahami dinamika dan hambatan di tingkat kabupaten.
“Apa yang menjadi kendala Pak Bupati saya pahami betul, karena saya juga pernah dua kali menjabat sebagai bupati. Untuk itu, saya telah menginstruksikan Kepala Bappeda, Sekda, dan para asisten untuk memberi perhatian khusus kepada Banyuasin,” ujarnya.
Herman Deru juga menyoroti pentingnya peran Banyuasin sebagai daerah penghasil pangan utama di Sumsel. Menurutnya, sudah sepatutnya pemerintah provinsi memberikan dukungan, terutama dalam program yang berdampak langsung terhadap ketahanan pangan.
“Pak Bupati sangat bersemangat membangun daerahnya, tapi anggaran yang terbatas menjadi kendala. Provinsi tentu akan membantu, terlebih bila menyangkut produktivitas pangan karena Banyuasin adalah salah satu lumbung pangan kita,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan bagi kabupaten dan kota di Sumsel telah dialokasikan melalui dana Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus). Dana tersebut akan digunakan sesuai dengan skema kerja dan kebutuhan prioritas masing-masing daerah.
“Kita akan utamakan program yang berdampak besar bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Skema kerja sudah jelas, dan kita fokus pada yang benar-benar prioritas,” pungkasnya
Askolani Terima Penghargaan Menteri Perumahan Kawasan Pemukiman, 3 Kabupaten Terbaik Se-Indonesia |
![]() |
---|
Bupati Askolani Buka Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2025 : Bentuk Sikap, Perilaku dan Komitmen Moral |
![]() |
---|
Bertemu Kepala Perpustakaan Nasional, Wabup Netta Indian Jelaskan Kondisi Perpusda Banyuasin |
![]() |
---|
Panen Padi IP 100 di Kecamatan Rantau Bayur, Bupati Askolani : Bisa Hasilkan 8,9 Ton/ Hektar |
![]() |
---|
Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Askolani Panen Raya Jagung dan Tabur Benih Padi IP 300 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.