Arti Bahasa Arab

Pengertian Hari Nahr, Hari Penyembelihan, Nama Lain dari Hari Idul Adha, Hari Dilarang Berpuasa

 Hari Nahr berarti hari penyembelihan. Sedangkan penyembelihan yang dimaksud yakni pada 10 Dzulhijjah atau lebih dikenal dengan hari Idul Adha.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
GRAFIS TRIBUNSUMSEL/LISMA
HARI PENYEMBELIHAN -- Ilustrasi hari Idul Adha, Pengertian Hari Nahr, Hari Penyembelihan, Nama Lain dari Hari Idul Adha. 

Allah Subahanahu wa Ta’ala berfirman,

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak sanggup mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang sanggup mencapainya.” [QS. Al Hajj: 37].

Sehingga dengan demikian, maka sungguh sangat layak jikalau seseorang mukmin yang mempunyai kelapangan harta yang dititipkan Allah kepadanya, biar sanggup menyembelih binatang qurban dan tidak meninggalkannya. Sesab dengan berqurban akan lebih menenangkan hati dan melepaskan tanggungan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa yang memililki kelapangan namun dia tidak berqurban, maka jangan mendekat ke masjid kami.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah, dan dihasankan oleh Al Albaniy]. (*/SUMBER; NU.OR.ID)

Demikian penjelasan tentang Pengertian Hari Nahr, Hari Penyembelihan, Nama Lain dari Hari Idul Adha, Hari Dilarang Berpuasa. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Arti Lailaha Illallah Adadad Duhur Lailaha Ilallallah Adada Ayyam Was Shuhur Zikir di Bulan Dzuhijah

Baca juga: Dzikir dan Doa yang Baik Diamalkan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Hari Arafah hingga Idul Adha

Baca juga: Doa-doa Awal Bulan Dzulhijjah 2025/1446 H Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Amalan Dibaca Sebanyak 3x

Baca juga: Dalil Hadits Puasa Sunnah Tanggal 1-7 Dzulhijjah, Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah, Keutamaannya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved