Berita Nasional

Perjalanan Kasus Ijazah Jokowi Dituding Palsu hingga Dinyatakan Bareskrim Asli, Berawal Sejak 2022

Kasus ijazah S1 Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dituding palsu mencuat sejak tahun 2022 dan melibatkan sejumlah tokoh, berujung dinyatakan sah

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
(Tribunnews.com/Reynas Abdila/Jeprima
KASUS IJAZAH JOKOWI- (KANAN) - Bareskrim Polri menyatakan ijazah sarjana Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) asli. (KIRI) Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan terkait polemik ijazahnya kepada wartawan di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Kasus ijazah S1 Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dituding palsu mencuat sejak tahun 2022 dan melibatkan sejumlah tokoh, berujung dinyatakan sah 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mengulik kembali perjalanan kasus tuduhan ijazah palsu milik Presiden ke-7 RI Jokowi hingga kini dinyatakan asli oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri.

Kasus ijazah S1 Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mencuat sejak tahun 2022 dan melibatkan sejumlah tokoh.

Sementara Jokowi sendiri baru tahu soal tudingan ijazah palsu terhadap dirinya lewat media sosial pada 26 Maret 2025.

Baca juga: Ini Bukti Bareskrim Nyatakan Ijazah Jokowi Asli, Tegas Tak Ada Unsur Pidana, Syarat Lulus Terpenuhi

KEASLIAN IJAZAH JOKOWI- Presiden ke-7 RI Joko Widodo berjalan usai memberikan pelaporan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025). Mustoha Iskandar, salah satu teman seangkatan Jokowi selama kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) mengaku gerah dan jengkel dengan tudingan soal ijazah palsu.
KEASLIAN IJAZAH JOKOWI- Presiden ke-7 RI Joko Widodo berjalan usai memberikan pelaporan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025). Mustoha Iskandar, salah satu teman seangkatan Jokowi selama kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) mengaku gerah dan jengkel dengan tudingan soal ijazah palsu. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Berikut rangkuman perjalanan kasus ijazah Jokowi hingga dinyatakan asli:

Berawal Dari Candaan Jokowi

Sebelumnya, pakar telematika Roy Suryo blak-blakan tentang pemicu dilaporkan mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) soal dugaan ijazah palsu.

Dia menuturkan awal mula pelaporan tersebut ketika Jokowi tengah bercanda dengan mantan Menkopolhukam Mahfud MD dalam suatu acara pada tahun 2013 silam.

Adapun candaan Jokowi tersebut tentang dirinya bisa lulus dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) di bawah 2,0.

Roy menganggap candaan Jokowi itu perlu diselidiki karena dirasa janggal karena mahasiswa dengan IPK 2,0 bisa lulus dari UGM.

"Yang memicu (kasus ijazah) sebenarnya Pak Jokowi sendiri ketika tahun 2013, dia bercanda dengan Prof. Mahfud MD tentang IP atau Indeks Prestasi."

"Singkat kata, waktu itu Pak Mahfud cerita IP-nya 3,8, Pak Jokowi cerita di bawah 2. Nah, publik lalu bertanya, kok IP di bawah 2 bisa lulus dari UGM, padahal lulusnya lima tahun," katanya dikutip dari YouTube Cumi-cumi, Minggu (18/5/2025).

Setelah pernyataan tersebut, Roy mengatakan beberapa pihak seperti pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa, lalu melakukan penelusuran tentang kelulusan Jokowi dari UGM tersebut.

Baca juga: Roy Suryo Terbungkam, Hasil Labfor Sebut Kertas dan Tulisan Ijazah Jokowi Asli : Sudah Dibandingkan

Puncaknya adalah ketika ahli forensik digital sekaligus mantan dosen Universitas Mataram, Rismon Hasiholan Sianipar, datang ke UGM dan meneliti skripsi Jokowi.

Dari penelitiannya itu, kata Roy, Rismon menemukan berbagai kejanggalan tentang skripsi Jokowi. Bahkan, Rismon berani mengeklaim bahwa skripsi Jokowi palsu.

"Dia (Rismon) datang ke UGM lalu melakukan penelitian terhadap skripsinya (Jokowi) karena yang bisa dilihat skripsinya bukan ijazahnya."

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved