Haji 2025

Hamil 5 Minggu, Sarah Hilalya Calon Jemaah Haji Asal OKU Ditunda Keberangkatannya ke Tanah Suci

Satu jemaah calon haji (JCH) dari kloter 9 asal Kabupaten OKU, Sumsel ditunda keberangkatannya di tahun ini karena dalam kondisi hamil 5 minggu. 

TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA TRISNAWATI
TUNDA PERGI HAJI -- Sarah Hilalya M. Mufid ditemani suaminya Untung Bekti Nugroho saat pelepasan Kloter 9 Embarkasi Palembang, Selasa (13/5/2025). Sarah adalah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten OKU, Sumsel ditunda keberangkatannya karena dalam kondisi hamil 5 minggu. Sarah dijadwalkan ulang untuk berangkat di tahun 2026. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Satu jemaah calon haji (JCH) dari kloter 9 asal Kabupaten OKU, Sumsel ditunda keberangkatannya di tahun ini karena dalam kondisi hamil 5 minggu. 

Dengan ditundanya keberangkatan calon jemaah, maka dari kloter 9 yang berangkat ke tanah suci berjumlah 269 orang. 

Untuk diketahui, kloter 9 merupakan jemaah haji gabungan asal Kabupaten OKU, Kota Palembang, dan Kabupaten Empat Lawang dan hari ini, Selasa (13/5/2025) diterbangkan dari Bandara SMB II Palembang menuju Arab Saudi. 

Ketua PPIH Embarkasi Palembang Syafitri Irwan melalui Humas PPIH Abdul Qudus menjelaskan, saat masuk Asrama Haji Sumsel kemarin pagi, jemaah Kloter 9 berjumlah 370 orang, namun yang bisa berangkat hanya 269 orang. 

"Satu jemaah haji atas nama Sarah Hilalya M. Mufid (25) asal OKU ditunda keberangkatannya karena hamil lima minggu. Insya Allah Sarah ditunda keberangkatannya tahun depan," kata Qudus, Selasa (13/5/2025).

Baca juga: 193 Calon Jemaah Haji Asal Prabumulih Bakal Berangkat Tanggal 23 Mei 2025 Mendatang

Menurutnya, sesuai aturan, jemaah haji yang hamil di bawah 14 minggu dan di atas 26 minggu tidak dapat diberangkatkan. 

Ditemui usai pelepasan Kloter 9, Sarah Hilalya sendiri mengaku tidak merasa sedih ataupun kecewa karena tidak bisa berangkat haji tahun ini. 

"Allah SWT telah menganugerahkan rezeki lain berupa titipan jabang bayi di rahim saya. Kami memang sudah menantikan kehamilan ini cukup lama, sekitar 16 bulan. Tentu saja kami senang Allah SWT memberikan kami calon bayi," kata Sarah Hilalya

Sarah ditemani sang suami, Untung Bekti Nugroho mengatakan, untuk berangkat haji, mungkin Allah belum menakdirkannya tahun ini, maka ditunda terlebih dahulu. Insya Allah tahun depan akan ikut haji. 

Sementara itu Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Teddy Meilwansyah yang turut serta melepaskan kloter 9 di Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel mengatakan, bahwa memang benar ada satu jemaah asal OKU ditunda keberangkatannya karena hamil. 

"Ditunda keberangkatannya tahun depan, karena memang baru ketahuan hamil saat pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji. Maka ditunda dulu hajinya," katanya. 

Teddy mendoakan jemaah haji Kloter 9 dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan kembali ke Tanah Air dengan membawa predikat haji mabrur. 

Teddy juga menitipkan beberapa pesan penting kepada jemaah, yakni menjaga kesucian niat, tidak berbuat fasik dan jidal, patuh pada aturan, menjaga kesehatan, dan menjaga nama baik Sumsel. 

"Berangkatlah ke Tanah Suci semata-mata memenuhi panggilan Allah, bukan karena tujuan lain. Jauhi perkataan buruk dan perbuatan zholim, jangan mencaci-maki, memfitnah, dan berbantah-bantahan," pesan Teddy. 

Menurutnya, patuhi segala aturan, baik aturan pemerintah Indonesia maupun pemerintah Arab Saudi demi keamanan dan keselamatan selama menunaikan ibadah haji hingga pulang ke Tanah Air..

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved