Willie Salim Minta Maaf

Mengenal Tradisi Tepung Tawar yang Bakal Dijalani Willie Salim, Simbol Minta Maaf ke Warga Palembang

Mengenal tradisi Tepung Tawar adat Palembang yang harus dilakukan TikTokers Willie Salim dianggap merusak citra Kota Palembang buntut konten daging

|
IG/williesalim
ACARA MASAK RENDANG - Acara masak rendang 200 kilogram yang digelar konten kreator, Willie Salim di Palembang berbuntut panjang. Willie Salim bakal ke Palembang jalani tradisi tepung tawar. 

“Apa benar rendang bisa hilang begitu saja? Apalagi di tengah keramaian. Ini seolah-olah dibuat untuk menimbulkan kehebohan. Jangan sampai ini justru digunakan untuk mengalihkan perhatian publik dari isu-isu besar, seperti korupsi yang sedang marak terjadi,” imbuhnya.

Sultan Iskandar juga menyoroti bagaimana media sosial saat ini lebih banyak diisi oleh konten-konten negatif yang justru menggerus budaya lokal. Ia menyesalkan bahwa banyak pihak yang lebih memilih membuat konten kontroversial demi meningkatkan jumlah tayangan dan keuntungan pribadi, daripada memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi.

“Kita harus menjaga budaya kita. Jangan sampai konten-konten seperti ini justru menenggelamkan identitas kita sendiri. Kita bukan bangsa yang merayakan Halloween atau perayaan-perayaan lainnya yang tidak sesuai dengan budaya kita. Islam mengajarkan kasih sayang yang tulus, bukan sekadar konten demi pundi-pundi rupiah. Kita juga meminta video tersebut untuk dihilangkan ‘takedown’, tegasnya.

Sebagai solusi, Sultan Iskandar meminta agar Willie Salim segera meminta maaf secara langsung dan menunjukkan itikad baiknya. Jika tidak, pihaknya siap menempuh jalur hukum atas dugaan penghinaan budaya dan pencemaran nama baik.

“Kami siap memaafkan jika dia datang dengan niat baik, tetapi jangan sampai ada kejadian serupa di masa depan. Masyarakat Palembang menjunjung tinggi akhlak dan adat istiadat. Kita tidak bisa diam saja jika budaya kita direndahkan,” tandasnya.

Selain itu, Sultan Iskandar mendukung langkah beberapa tokoh adat dan pejabat yang mempertimbangkan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. 

Menurutnya, hal ini bukan hanya soal harga diri, tetapi juga tentang menjaga persatuan bangsa.

“Ini bukan hanya sekadar video viral. Ini bisa berbahaya jika dibiarkan, karena berpotensi memecah belah masyarakat. Kita harus ingat bahwa Indonesia dibangun atas dasar persatuan, bukan untuk dipermainkan oleh konten-konten tak bertanggung jawab,” pungkasnya. 

Willie Salim Minta Maaf

Willie Salim sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, terutama warga Palembang, terkait hilangnya 200 kg rendang yang menjadi inti dari kontennya.

Dalam pernyataannya, ia meminta agar masyarakat tidak menyalahkan warga Palembang atas kejadian tersebut.

"Saya meminta maaf jika konten ini menimbulkan kegaduhan. Namun, saya berharap masyarakat tidak menyalahkan warga Palembang," kata Willie dalam sebuah video yang diunggah di media sosial. 

Namun, permintaan maaf tersebut tampaknya belum cukup untuk meredakan polemik yang terjadi.

"Saya minta maaf sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian rendang yang viral ini. Banyak narasi yang tak enak bagi warga Palembang," katanya melalui Instagram @willie27_.

 Ia mengatakan ini bukan salah warga Palembang dan mengakui ini kesalahan dirinya karena kurangnya persiapan.

"Mohon maaf karena ini pertama kali saya masak untuk orang sebanyak itu. Dan bayanganku bisa buka bersama dengan ribuan warga kota Palembang, sudah lebih dari cukup," ungkapnya.

Ia menegaskan tidak ada rasa kecewa dengan hilangnya daging rendang tersebut.

Malah ia senang melihat antusias warga, karena pada akhirnya rendang itu dimasak memang untuk dibagikan ke warga.

"Jujur aku hanya kaget melihat antusias warga yang luar biasa," ujarnya.

 Willie mengatakan ini adalah pelajaran bagi dirinya.

Ia pula mengklaim tak merekayasa daging rendang yang diserbu warga itu.

"Aku hanya tidak menyangka itu akan terjadi dan itu adalah kebodohanku. Mohon jangan salahkan warga Palembang," kata Willie.

Ia berujar, jika dirinya masak lebih awal dengan persiapan yang lebih matang dan rapi, hal tersebut tidak akan terjadi.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya," tutupnya.

Dalam video itu pula, Willie menyelipkan video warga tengah mengambil rendang di kuali besar tersebut.

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved