Willie Salim Minta Maaf

Mengenal Tradisi Tepung Tawar yang Bakal Dijalani Willie Salim, Simbol Minta Maaf ke Warga Palembang

Mengenal tradisi Tepung Tawar adat Palembang yang harus dilakukan TikTokers Willie Salim dianggap merusak citra Kota Palembang buntut konten daging

|
IG/williesalim
ACARA MASAK RENDANG - Acara masak rendang 200 kilogram yang digelar konten kreator, Willie Salim di Palembang berbuntut panjang. Willie Salim bakal ke Palembang jalani tradisi tepung tawar. 

"Karena banyak warga Palembang yang kecewa, maka lebih baik sama-sama bertemu secara langsung, bersama-sama dengan stakeholder terkait juga.  Pertemuannya akan diadakan secepatnya setelah lebaran," katanya. 

Terkait kapan dan tempatnya di mana, hal itu masih didiskusikan dan dipersiapkan. 

Untuk itu pihaknya masih terus berkomunikasi dengan stakeholder terkait dan teman-teman lainnya. 

Karena ada juga yang sudah mengajukan ke jalur hukum. 

"Jadi nanti kita sama-sama diskusi yang sebaiknya seperti apa, supaya semuanya bisa cooling down. Karena budaya melayu itu persahabatan, bukan permusuhan. 

Sebagaimana diketahui, konten Willie Salim soal konten daging rendang 200 kg disebut hilang kini tengah menjadi polemik.

Pasalnya, hal itu dianggap merusak nama buruk Kota Palembang hingga membuat Willie Salim dilaporkan selebgram Palembang.

Willie Salim Diharamkan Datang ke Palembang

Sebelumnya, Kesultanan Palembang Darussalam Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin mengungkapkan kekesalannya terhadap konten kreator Willie Salim yang membuat video bertema "rendang hilang saat ditinggal ke toilet' di Benteng Kuto Besar (BKB) Palembang beberapa waktu lalu. 

Menurut Sultan Iskandar, konten tersebut tidak hanya merugikan citra Palembang, tetapi juga merendahkan budaya dan martabat masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) yang menjunjung tinggi adat dan agama.

Hal ini diungkapkan Sultan Iskandar dikediamannya Sekip Ujung Kecamatan Kemuning, Palembang Selasa petang (25/3/2025). 

Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin menegaskan, bahwa masyarakat Palembang memiliki nilai-nilai luhur yang harus dihormati. Ia menilai bahwa konten Willie Salim terkesan mengandung unsur penghinaan terhadap masyarakat setempat. 

Selain itu, ia juga menyoroti bagaimana budaya sering kali disalahartikan dengan cara yang primitif oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kita ini bukan sembarang kerajaan, Palembang Darussalam adalah bagian dari Sriwijaya, kekuatan besar yang dulu menguasai sepertiga dunia. Budaya kita harus dihormati, bukan dijadikan bahan candaan untuk meningkatkan jumlah penonton di media social. Saya juga mengharamkan Willie Salim datang ke Palembang, sebelum meminta maaf. Kalau jalan-jalan di Palembang, jangan terjadi, kami lebih baik berputih tulang, agar budaya dan daerah kami tidak diinjak-injak,” ujar Sultan Iskandar dengan nada geram.

Lebih lanjut, Sultan Iskandar mencurigai bahwa video tersebut dibuat dengan unsur settingan demi mendongkrak popularitas semata. Menurutnya, jika niatnya adalah berbagi makanan, maka ada cara yang lebih baik dan sopan, seperti membagikan makanan menggunakan kupon atau langsung menyerahkannya dengan cara yang lebih terhormat.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved