Berita Lubuklinggau

H-5 Jelang Lebaran Idul Fitri 2025, Pemudik Mulai Padati Stasiun Kereta Api di Lubuklinggau

H-5 menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, arus mudik di Stasiun Kota Lubuklinggau Sumsel mulai ramai, Rabu (26/3/2025).

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
MUDIK LEBARAN -- H-5 lebaran Idul Fitri pemudik terpantau mulai memadati Stasiun Kereta Api di Lubuklinggau, Rabu (26/3/2025). 

Laporan wartawan Tribun Sumsel.com, Eko Hepronis 


TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -  H-5 menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, arus mudik di Stasiun Kereta Api di Kota Lubuklinggau Sumsel mulai ramai, Rabu (26/3/2025).

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, sejak pagi banyak pemudik sudah memadati stasiun untuk mengantrie masuk ke dalam gerbong kereta api.

Berbagai macam bawaan para pemudik yang ingin pulang ke kampung halamannya mulai dari tas hingga plastik tas oleh-oleh yang mereka jinjing.

Banyak pemudik memilih menggunakan kereta api karena menghindari kemacetan dan harga tiket yang dinilai lebih murah.

Salah satunya Rahmi (37), pemudik tujuan Kota Palembang mengaku memilih mudik menggunakan kereta api karena harganya jauh lebih murah dan lebih hemat.

"Naik kereta siang satu orang Rp 32 ribu beda dengan naik travel Rp.180 ribu per orang bahkan lebih menjelang lebaran ini," ungkapnya, Rabu (26/3/2025).

Rahmi mengatakan selain lebih murah, mudik menggunakan kereta api jauh lebih nyaman ketimbang moda transportasi lainnya.

Dengan biaya yang pas-pasan ia bersama suami dan anaknya sangat terbantu, mengingatkan ia dan keluarganya akan melanjutkan perjalan mudik ke Belitang (OKU Timur).

"Kalau tiga orang naik kereta api hanya Rp. 96 ribu, jauh murah bila dibandingkan naik travel, apalagi kitA mau melanjutkan perjalanan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan angkutan Lebaran tahun 2025 ini, KAI Divre III Palembang mengoperasikan 3 (tiga) kereta api penumpang yakni KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (pp), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (pp) dan KA Komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (pp).

Total ada 43 unit kereta terdiri dari 14 unit kereta K1(eksekutif), 8 unit kereta K2 (bisnis), 12 unit kereta K3 (ekonomi), 2 unit kereta M1 (kereta makan), 3 unit kereta KMP3 (kereta makan dan pembangkit) dan 4 unit kereta pembangkit yang dirangkai pada masing-masing kereta sesuai kelasnya. 

"Keseluruhan kereta tersebut dinyatakan siap operasi (SO) oleh tim teknis sarana KAI Divre III Palembang yang telah melalui serangkaian perawatan dan pemeriksaan," kata Aida, Selasa (25/2/2025). 

Aida menambahkan, serangkaian perawatan dan pemeriksaan tersebut dilakukan oleh petugas, yang telah memiliki sertifikasi kompetensi sebagai tenaga pemeriksa sarana kereta api dari DJKA Kemenhub, untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para pelanggan. 

"Pemeriksaan sarana tersebut meliputi pengujian statis dan dinamis yang terdiri dari uji dimensi, ruang batas sarana, berat kosong dan muat kereta, pengereman, keretakan dan kebocoran," jelas Aida. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved