Keracunan Asap Genset di Musi Rawas

Cerita Anak Selamat dari Insiden 1 Keluarga Keracunan Asap Genset di Musi Rawas, Orangtua-Adik Tewas

Korban selamat dari insiden satu keluarga keracunan genset menceritakan kronologi yang dialaminya.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Kolase Dok Humas Polres Musi Rawas dan KOMPAS/HERU SRI KUMORO
KERACUNAN ASAP GENSET -- Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara satu keluarga di Desa Muara Kati Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Musi Rawas keracunan asap genset, Kamis (27/2/2025). Ilustrasi foto genset (kanan), pedagang genset di Jalan Hayam Wuruk Jakarta diserbu pembeli, Minggu (20/1/2013). Korban selamat dari insiden satu keluarga keracunan genset menceritakan kronologi yang dialaminya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Aditya Hamiza Irama, bocah berusia 11 tahun, merupakan korban selamat dari insiden 1 keluarga keracunan asap mesin genset di Kabupaten Musi Rawas, Sumsel yang merenggut nyawa orangtua serta adik perempuannya. 

Aditya selamat, meskipun sempat kritis dan dirawat intensif beberapa hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Sobirin. 

Selain Aditya, korban selamat lainnya yakni Alvaro Afka Irama yang masih berusia 3 tahun, yang merupakan adik terakhirnya. 

Diketahui, peristiwa yang merenggut nyawa kedua orangtuanya yakni Yayan Irama dan Rebu Hartati serta adik perempuannya yakni Afika Nabila Irama (6) terjadi pada Kamis (27/2/2025) sore sekira pukul 17.30 Wib. 

Kapolres Musi Rawas, AKBP Andi Supriadi mengatakan, peristiwa 1 keluarga keracunan asap mesin genset tersebut terjadi di Desa Muara Kati Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK), Musi Rawas. 

Baca juga: Korban Keracunan Asap Genset di Musi Rawas Bertambah, Sang Ibu Meninggal Dunia Meski Sempat Dirawat

Kapolres jug mengatakan, bahwa putra pertama dari korban Yayan Irama (alm) dan Reni Hartati (alm), yang berusia 11 tahun akhirnya bisa melewati masa kritisnya dan kembali sehat. 

"Dalam insiden itukan 1 keluarga ada 5 orang, yakni Yayan Irama, Reni Harta yang merupakan suami istri. Kemudian 3 anaknya  yakni Aditya Hamiza Irama (11), Afika Nabila Irama (6) dan Alvaro Afka Irama (3)," kata Kapolres. 

Pada saat kejadian, ada 3 orang yang meninggal dunia yakni orang tuanya serta anak keduanya yang berusia 6 tahun.

Sedangkan, saat itu anak pertamanya masih kritis dan anak terakhirnya berhasil selamat. 

"Kabar terbarunya, anak pertamanya korban yang usianya 11 tahun ini selamat dari kritis dan sudah pulang," ucap Kapolres. 

Dikatakan Kapolres, usai anak pertama korban yakni Aditya Hamiza Irama sehat dan bisa diajak bicara. Kemudian anggota Satreskrim Polres Musi mencoba menggali informasi kejadian keracunan tersebut. 

Berdasarkan keterangan Aditya, bahwa malam sebelum kejadian sekira pukul 24.00 Wib di Desa Muara Kati sudah mati lampu.

Kemudian, dia yang berniat ke belakang untuk buang air kecil, menemukan ibu dan ayahnya sudah dalam kondisi tak sadarkan diri. 

Kemudian dia pun mencoba membangunnya dengan menggoyang-goyangkan badan kedua orangnya, namun tidak ada respon sama sekali. 

Dia pun sempat bingung dan kemudian duduk di meja makan ruang tengah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved