Idul Fitri 2025
13 Ruas JTTS Beroperasi Penuh Saat Arus Mudik Lebaran 2025, Tol Palembang-Betung Atasi Kemacetan
PT Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang kurang lebih 1.235 kilometer.
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - PT Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang kurang lebih 1.235 kilometer.
Panjang tol tersebut termasuk ruas yang telah beroperasi maupun yang sedang dalam tahap konstruksi. Ada 13 ruas JTTS yang sudah beroperasi penuh melayani masyarakat saat arus mudik tahun ini.
"Sejauh ini ada 13 ruas JTTS yang beroperasi penuh," kata Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim melalui keterangan tertulis, Jumat (14/3/2025). Seluruh ruas tol tersebut disiapkan menyambuat arus mudik Lebaran 2025.
Ruas tol yang telah beroperasi penuh antara lain :
1. Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (140 kilometer).
2. Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung (189 kilometer).
3. Tol Palembang-Indralaya (22 kilometer).
4. Tol Medan-Binjai (17 kilometer).
5. Tol Pekanbaru-Dumai (132 kilometer).
6. Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2-6 (49 kilometer).
7. Tol Binjai-Langsa Seksi Binjai-Pangkalan Brandan (58 kilometer).
8. Tol Bengkulu-Taba Penanjung (17 kilometer).
9. Tol Pekanbaru-Bangkinang (31 kilometer).
10. Tol Bangkinang-XIII Koto Kampar (25 kilometer).
11. Tol Indralaya-Prabumulih (64 kilometer).
12. Tol Indrapura-Kisaran (48 kilometer).
13. Tol Indrapura-Tebing Tinggi-Serbelawan-Sinaksak (74 kilometer).
Sementara untuk menghadapi lonjakan trafik kendaraan selama arus mudik Lebaran 2025, sejumlah ruas JTTS bakal dibuka fungsional.
Ruas-ruas tersebut meliputi Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum (25,68 kilometer), Tol Pekanbaru-Padang Seksi Sicincin-Padang (35,90 kilometer).
Kabar baik bagi masyarakat Sumatera Selatan dan sekitarnya, Tol Palembang-Betung Seksi 2 Gerbang Tol Rengas/Musi Landas-Pangkalan Balai (30,67 kilometer) juga akan dibuka fungsional.
Adjib menjelaskan, pengoperasian ketiga ruas fungsional ini disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan berdasarkan diskresi Kepolisian.
“Kami berkomitmen untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung dengan tenang dan menyenangkan,” jelas Adjib.
Dirinya mengklaim pengoperasian ruas jalan tol fungsional selama arus mudik Lebaran 2025 membawa manfaat signifikan dalam menghemat waktu tempuh pengguna jalan.
Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 memangkas perjalanan dari Sigli menuju Banda Aceh dari 2,5 jam menjadi hanya 1,5 jam.
Tol Padang-Sicincin meningkatkan efisiensi waktu perjalanan antarkota di Sumatera Barat secara lebih efisien.
"Untuk Tol Palembang-Betung Seksi 2 diharapkan dapat mengurangi kepadatan volume lalu lintas pemudik. Dan menghindari titik potensi kemacetan di jalan nasional Palembang-Betung di kilometer 22 hingga kilometer 54," terang Adjib.
Untuk mendukung kelancaran fungsional, Hutama Karya menyediakan fasilitas seperti toilet portable, SPBU modular, musala, pos kesehatan dan pos pengamanan.
"Selain itu, ruas tol fungsional juga dilengkapi sejumlah struktur fisik utama untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan," jelas Adjib.
Baca juga: Tol Kapal dan Terpeka Dipastikan Mulus Mulai 20 Maret, Nyaman Saat Mudik dan Balik Lebaran 2025
Baca juga: Antisipasi Macet Mudik Lebaran, Herman Deru Dorong Percepatan Pembangunan Tol Palembang-Betung
HD Dorong Percepatan Penyelesaian Tol Palembang-Betung
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru telah melakukan rapat koordinasi dengan Direksi PT. Hutama Karya (HK) dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel beserta jajaran.
Selain membahas progres pengerjaan Tol Palembang-Betung dan Jembatan Musi V, rapat tersebut juga membahas rencana fungsional Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 pada ruas jalan Palembang- Pangkalan Balai.
Herman Deru mengatakan, dari hasil rapat terinfokan jika proyek-proyek tersebut tidak mandek. Seperti halnya pengerjaan proyek jalan Tol Palembang-
Betung yang bergeser waktu penyelesaiannya dikarenakan transisi dari PT. Waskita Sriwijaya Tol ke PT. Hutama Karya.
"Saya sengaja pilih topiknya Tol Palembang-Betung. belum soal Betung-Tempino dan Bayung Lencir-Jambi. Kenapa? karena waktu itu perkiraan awalnya akan selesai Oktober 2023," kata Deru, Jumat (14/3/2025).
Deru berharap pengerjaan proyek tersebut dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya. Khususnya ruas tol Palembang- Pangkalan Balai yang selama ini kerap memicu kemacetan panjang.
Terlebih menghadapi Lebaran Idul Fitri 1446 H, diharapkannya kemacetan di kawasan itu tidak semakin parah. Bahkan Ia telah menginstruksikan pihak terkait termasuk PT. Hutama Karya, dan Dishub untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.
"Kalau orang dari Palembang mau ke arah sana lewat interchange yang ada di Keramasan itu lumayan jauh. Makanya disiapkan juga alternatif lain jika macet bisa lewat Danau Tanah Mas," ujarnya.
Sementara itu Direktur Operasi III PT. Hutama Karya Koentjoro mengatakan, terkait progres Tol Palembang-Betung yang melewati tiga wilayah yakni Palembang, Ogan Ilir dan Banyuasin masih menunggu penerbitan Penlok. Pasalnya Penlok yang lama sudah habis masa berlakunya.
"Dengan pendanaan yang siap dan pembebasan lahan yang tinggal sedikit lagi, tol Palembang-Betung ini ditargetkan selesai pada bulan April 2026. Termasuk Keputusan Menteri terkait operasional tol tersebut," kata Koentjoro. (Tribunsumsel.com/ Agung Dwipayana/ Linda Trisnawati)
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
KAI Divre III Palembang Layani 82.532 Penumpang Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 |
![]() |
---|
Kumpulan Ucapan Halal Bihalal Idul Fitri 2025 dalam Bahasa Arab untuk Caption di Medsos |
![]() |
---|
29 Contoh Ucapan Halal Bihalal Idul Fitri 2025 yang Benar dan Berkesan untuk Acara di Kantor/Sekolah |
![]() |
---|
5 Contoh Ikrar Halal Bihalal Siswa Kepada Guru Singkat dan Berkesan |
![]() |
---|
Sudah H+8 Lebaran, Penumpang Bus di Desa Celikah OKI Masih Ramai, Harga Tiket Turun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.