Berita Nasional
Kagetnya Jokowi saat Tahu Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK : Belajar dari Semua Kasus
Menurut Dedi, meski terjadi dugaan korupsi di bank BUMD milik Jawa Barat, pelayanan perbankan tersebut sampai saat ini berjalan normal.
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengaku kaget dengar rumah Ridwan Kamil digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
“Ya sangat kaget,” ungkap Jokowi dikutip dari TribunSolo, Rabu (12/3/2025).
Jokowi tidak mengetahui secara detail penyebab rumah Ridwan Kamil digeledah KPK, meski dirinya dikenal dekat dengan politikus Partai Golkar itu.
Bahkan, Jokowi diketahui ikut meng-endorse Ridwan Kamil saat maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta.
“Ya saya kan nggak tahu,” jelasnya.
Namun, Jokowi meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Ya semua proses hukum harus kita hormati. Ya saya kira semuanya bisa belajar dari semua kasus hukum yang ada,” paparnya.
Baca juga: Harta Kekayaan Ridwan Kamil Eks Gubernur Jawa Barat yang Rumahnya Digeledah KPK, Capai Rp22,7 M
Diketahui, komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pada Senin (10/3/2025), terkait dugaan korupsi di bank daerah.
Adapun rumah Ridwan Kamil yang digeledah beradadi Jalan Gunung Kencana, RT 06 RW 06, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kata Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi enggan mengomentari terkait penggeledahan rumah Ridwan Kamil.
“Saya tidak akan mengomentari itu, kan itu ranahnya KPK, bukan ranahnya saya,” kata Dedi, dilansir dari Tribunnews.
Menurut Dedi, meski terjadi dugaan korupsi di bank BUMD milik Jawa Barat, pelayanan perbankan tersebut sampai saat ini berjalan normal.
“Sampai sekarang yang pinjam masih banyak,” katanya.
Sumber : Tribunnews
Roy Suryo Apresiasi Hakim Setelah PK Silfester Matutina Gugur, Sudah Seharusnya Dieksekusi |
![]() |
---|
Herannya Mahfud MD Tahu Harta Kekayaan Immanuel Ebenezer Rp17,6 Miliar, Gak Mungkin Tiba-tiba |
![]() |
---|
Mulai 2026, Beli Elpiji 3 Kg Wajib Pakai KTP, Pemerintah Pastikan Subsidi Tepat Sasaran |
![]() |
---|
Mochamad Irfan Yusuf jadi Menteri Haji dan Umrah usai DPR Sahkan jadi Kementerian? Ini Kata Istana |
![]() |
---|
Profil Dave Laksono, Wakil Ketua Komisi I Viral Buru-buru Tutup Rapat Saat Ada Demo di Gedung DPR |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.