Berita Lubuklinggau

LPG 3 Kg di Lubuklinggau Capai Rp 45 Ribu, Diprediksi Melambung Jelang Lebaran, Pemkot Janji Awasi

Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat berjanji akan melakukan pengendalian harga LPG 3 Kg saat menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
SIDAK LPG - Disperindag Kota Lubuklinggau saat melakukan sidak tempat pengisian LPG dan agen di Lubuklinggau 1 Januari 2025 lalu. Harga LPG 3 Kg diprediksi bakal melambung jelang lebaran. 

Laporan wartawan Tribun Sumsel.com, Eko Hepronis 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat berjanji akan melakukan pengendalian harga LPG 3 Kg saat menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Pasalnya, setiap menjelang lebaran Idul Fitri LPG 3 Kg  yang dijual ditingkat pengecer atau warung di Kota Lubuklinggau selalu melambung tinggi.

Bahkan, saat pemerintah mengeluarkan edaran larangan menjual ditingkat pengecer Januari lalu, harga LPG mencapai Rp.45 ribu dan bertahan hingga saat ini.

Yoppi panggilan akrabnya berjanji akan melakukan pengawasan terkait LPG 3 Kg di Kota Lubuklinggau.

"Kita akan melakukan pengawasan setiap pangkalan harus sesuai jangan mangkal di A jualnya di B dan C," kata Yoppy pada wartawan, Selasa (11/3/2025).

Menurutnya semakin langka semakin harganya akan tinggi untuk dipasarkan ditempat itu atau bahkan sangat  diluar jangkauan.

"Insyallah sudah koordinasi dengan Pemkot akan segera ditetapkan harga HET nya, kita buat edaran, jualnya tidak berbeda dengan wilayah lain,"  ungkapnya.

Baca juga: Pastikan Ketersediaan Gas LPG Saat Puasa Ramadan, Pj Bupati Empat Lawang Tinjau Lokasi Agen

Baca juga: LPG 3 Kg di Pagar Alam Langka dan Mahal, Pemkot Minta Masyarakat Videokan Agen dan Pangkalan Nakal

Sehingga kedepannya LPG 3 kg ini tidak di jual ketempat lain.

Namun, bila memang kedepan ditemukan masih ada pangkalan jual harga HET akan segera dilakukan pembinaan.

"Mulai peringatan dan peringatan lagi kemudian langkah tegas," katanya.

Untuk itu, Yoppy pun meminta apabila ada pangkalan nakal masyarakat diminta turut mengawasi dengan memberikan informasi yang real.

"Artinya jangan karena tidak suka dengan pangkalan atau  pemiliknya dilakukan pelaporan," ujarnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved