Ojol Tewas Terbungkus Tikar di Bekasi

Tampang HJ, Pembunuh Ojol Mayat Terbungkus Tikar di Bekasi, Ternyata Ingin Kuasai Harta Korban

Inilah tampang HJ (43), pelaku pembunuhan terhadap driver ojek online (ojol) di Bekasi, ternyata teman SD korban.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
TAMPANG PELAKU BUNUH OJOL DI BEKASI - Pria berinisial HJ (43), pelaku pembunuhan terhadap driver ojek online (ojol) yang mayatnya ditemukan terbungkus tikar di Bekasi. Pembunuh driver ojol di Bekasi sempat berusaha menghilangkan barang bukti. Tas dan ponsel korban dibuang ke sungai. 

Pelaku kemudian kembali ke rumahnya di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. 

Dalam perjalanan pulang, ponsel dan tas milik korban itu pelaku buang ke sebuah sungai daerah Aren Jaya untuk menghilangkan barang bukti.

“Motor korban digunakan pelaku untuk aktivitas kerja sehari-hari sebagai sekuriti di sebuah mal,” ujar dia. 

Setelah memastikan MAW meningggal dunia, pelaku memindahkan korban yang sudah dibungkus tikar dan kasur ke bagian belakang rumah.

"Jadi waktu penangkapannya kurang dari 24 jam. Penyidik gabungan Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil mengamankan pelaku inisial HJ, lahir tahun 1982, tinggal di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi," ujar Kabid Humas.

Atas perbuatannya, HJ dijerat dengan Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan atau Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.

Sebelumnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua orang saksi yakni HM dan T pada Senin (3/3/2025) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Penemuan jasad MAW berawal dari kecurigaan saksi HM yang tak pernah mendapat jawaban saat menghubungi korban selama beberapa hari terakhir.

HM lalu mengajak T untuk mengecek ke rumah korban. Saat tiba di rumah korban, keduanya mengetuk pintu namun tak ada jawaban.

Pintu rumah korban juga terkunci dari dalam. HM pun masuk dari jendela yang tidak terkunci dan mulai mencari korban dengan bantuan senter.

"Saksi menemukan korban di ruang belakang dalam keadaan tidak bernyawa dan mengeluarkan bau tak sedap. Posisi korban terbungkus tikar dan kasur, hanya bagian kaki yang terlihat," ungkap Ade Ary.

Penemuan jasad korban kemudian dilaporkan ke polisi. Ade Ary menyebut pengecekan dan olah TKP sudah dilakukan.

"Melakukan pemeriksaan saksi-saksi, melakukan pengejaran terhadap pelaku," ujar Kabid Humas.

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved