Ojol Tewas Terbungkus Tikar di Bekasi

Motif HJ Bunuh Ojol, Mayat Terbungkus Tikar di Bekasi, Kuasai Harta Korban Padahal Teman Kecil

Pelaku berinisial HJ (43) tak lain adalah teman masa kecil korban MAW yang menginap di rumah korban beberapa hari sebelum pembunuhan.

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
PELAKU PEMBUNUHAN OJOL DI BEKASI DITANGKAP - Pria berinisial HJ (43), pelaku pembunuhan terhadap driver ojek online (ojol) yang mayatnya ditemukan terbungkus tikar di Bekasi ditangkap. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Terungkap pelaku pembunuhan MAW (39), pria ditemukan tewas terbungkus tikar dan kasur  di sebuah rumah di Bekasi.

Diketahui peristiwa itu terjadi di Jalan Nusa Penida 3, Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (3/3/2025) pukul 20.30 WIB.

Kurang dari 24 jam, polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap MAW.

Baca juga: Tampang HJ, Pembunuh Ojol Mayat Terbungkus Tikar di Bekasi, Ternyata Ingin Kuasai Harta Korban

Pelaku berinisial HJ (43) tak lain adalah teman masa kecil MAW yang menginap di rumah korban beberapa hari sebelum pembunuhan.

Air susu dibalas air tuba adalah pepatah yang sesuai mengambarkan tingkah pelaku yang berprofesi sebagai sekuriti mal itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pelaku mulanya meminta izin untuk menginap di rumah korban selama beberapa hari sejak 17 Februari 2025.

"Karena lokasi tempat kerja pelaku sebagai sekuriti di sebuah mall itu dekat dengan rumah korban," kata Ade Ary, Kamis (6/3/2025).

Niat jahat pelaku muncul ketika melihat korban tertidur beralaskan tikar di ruang tamu pada Jumat (28/2/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.

Ketika itu pelaku berencana untuk mengambil motor, handphone (HP), dan uang milik korban. 

Di saat yang bersamaan, pelaku melihat balok kayu yang terletak di dekat dapur dan langsung mengambilnya untuk menganiaya korban hingga tewas.

"Pelaku menggunakan sebatang kayu tersebut memukul kepala korban bagian kanan bertubi-tubi sebanyak enam kali hingga mengeluarkan darah," ujarnya.

"Selanjutnya pelaku memukul satu kali pada bagian kanan perut korban ya," ungkap Ade Ary.

Setelah memastikan MAW meningggal dunia, pelaku memindahkan korban yang sudah dibungkus tikar dan kasur ke bagian belakang rumah.

 Barang Bukti Dibuang

Pelaku membuang handphone (HP) dan tas korban ke sungai di wilayah Aren Jaya setelah menghabisi nyawa korban.

"Dalam perjalanan pulang, handphone dan tas milik korban dibuang ke sungai di daerah Kelurahan Aren Jaya untuk menghilangkan barang bukti," kata Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Pelaku kemudian melanjutkan perjalanan pulang dengan mengendarai sepeda motor milik korban.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved