Berita Palembang
Pakai Bambu dan Sapu, Warga Bubarkan Balap Liar Meresahkan di SU 1 Palembang, Harap Polisi Bertindak
Aksi balap liar di Jalan Seniman Amri Yahya, Kecamatan Seberang ulu I, Palembang dirasa sangat meresahkan sehingga warga berinisiatif membubarkannya.
Penulis: Angga Azka | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Aksi balap liar di Jalan Seniman Amri Yahya, Kecamatan Seberang ulu I, Palembang dirasa sudah sangat meresahkan sehingga warga berinisiatif membubarkannya, Rabu (5/3/2025) pagi.
Sekitar pukul 07.00 WIB, dengan bermodalkan alat seadanya berupa bambu, kayu dan sapu, warga yang sudah kesal berusaha membubarkan aksi balap liar knalpot brong yang dilakukan sekumpulan pemuda tak dikenal itu.
“Kita usir mereka karena mengganggu ketenangan dan juga pengendara yang melintas,” ujar Saputra, salah satu warga yang ada di lokasi kejadian.
Baca juga: Remaja di Palembang Tertembak Saat Ada Tawuran di Kertapati, Terkapar Setelah Terdengar Letusan
Saking kesalnya, warga akan membawa para remaja bermotor brong itu ke kantor polisi jika melawan saat dibubarkan.
“Jika mereka menyerang tadi, saya bawa mereka ke kantor polisi, alhamdulilah tidak ada yang terluka,” ungkapnya.
Para warga sempat ada yang memukulkan bambunya ke jalanan sebagai instruksi mereka harus bubar.
“Ada tadi warga yang memukulkan bambu ke jalan jadi mereka siap untuk pergi dari sini setelah kami usir tadi,” ungkapnya.
Para pengendara motor brong tersebut setelah mendengar akan dilaporkan kepolisi langsung melarikan diri tancap gas agar tidak tertangkap oleh polisi yang datang.
“Ya kita tadi sempat untuk menelpon polisi ya, jadi polisi datang sewaktu para pengendara motor balap liar tersebut sudah bubar,” ungkapnya.
Ia berharap akan ada banyak pihak polisian yang berjaga karena di bulan puasa ini para remaja sering sekali tawuran dan balap liar apalagi belum lama ini terjadi juga balap liar di belakang Bank Sumsel Babel.
“Kita harap polisi segera bertindak mengenai ini, jangan sampai nanti warga yang bertindak, kalau warga sudah bertindak tau sendiri apa yang akan terjadi pada remaja yang mmelakukan balap liar itu,” ungkapnya.
Menurutnya jika tidak ada sanksi yang membuat para remaja yang melancarkan aksinya dengan balap liar ini jera situasinya akan sama saja.
“Mereka akan kembali lagi kalau tidak diberikan sanksi yang berat,” ungkapnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| 300 Peserta Ikuti Pelatihan AI di Palembang, Siap Transformasi UMKM Sumsel |
|
|---|
| 497 Dari 1.715 Kendaraan Hasil Curian di Sumsel Dikembalikan ke Pemiliknya |
|
|---|
| Garuda Indonesia Lakukan Penyesuaian Tarif Tiket Pesawat Hingga 13 Persen, Dipicu Kenaikan Avtur |
|
|---|
| Ratu Dewa Pastikan Pemkot Palembang Tak Ada Perekrutan Pegawai Baru di 2026, PPPK Tak Dirumahkan |
|
|---|
| Kadus di Muba Ditangkap Polisi Karena Jadi Pengedar Sabu, Bersama Adik Terlibat Jaringan Malaysia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Bawa-Bambu-dan-Sapu-Warga-Bubarkan-Balap-Liar-Meresahkan-di-SU-1-Palembang-Sempat-Ada-Perlawanan.jpg)